Fundamental Perusahaan Positif, Bank (Agro) RP Beli Saham. 20 miliar

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 20 Mei 2025-PT Bank Raya Indonesia TBK (Agro) berencana untuk membeli kembali saham perusahaan (pembelian kembali) sebanyak Rp20 miliar, secara bertahap dan menyelesaikan maksimal 12 (dua belas bulan) setelah persetujuan Rapat Umum Tahunan Pemegang Saham (RUPS) pada 25 Juni 2025.

Rustarti Suri Pertiwi Sebagai Direktur Keuangan Bank Raya menjelaskan, “Implementasi pembelian kembali saham perusahaan dimotivasi oleh upaya untuk meningkatkan keterlibatan dan kepemilikan pekerja pada perusahaan. Ini adalah dengan melihat bahwa program pembelian kembali akan dilanjutkan dengan program kepemilikan pekerja dan/atau manajemen yang merupakan bagian dari keseluruhan Remorasi untuk Remorasi untuk Remasi Pekerjaan.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, program pembelian kembali ini juga menunjukkan keyakinan manajemen perusahaan bahwa kinerja dan prospek kinerja perusahaan di masa depan akan terus meningkat, sehingga memberikan nilai optimal kepada para pemangku kepentingan. Dengan implementasi pembelian kembali ini, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri kepada investor untuk nilai -nilai dasar perusahaan. Menambahkan Rustarti.

Pada dasarnya kinerja, Bank Raya mampu mencatat pertumbuhan positif, di mana hingga kuartal 1/2025 berhasil mencetak laba RP16,92 miliar dengan peningkatan 84,7% per tahun (YOY). Pertumbuhan bisnis digital juga semakin menunjukkan pertumbuhan yang baik, tercermin dalam distribusi kredit digital selama kuartal pertama 2025 yang mencapai Rp6,3 triliun atau tumbuh 63,9% (YOY) dan transaksi APP RAYA yang mencapai 1,1 juta transaksi yang meningkat 57,1% (YOY). Distribusi kredit yang tumbuh secara signifikan berdampak pada peningkatan aset perusahaan, di mana total aset aset besar bank mencapai Rp13,35 triliun atau tumbuh 9% (YOY).

“Dengan adanya pembelian kembali saham ini, adalah bukti bahwa bank memperkuat komitmennya dalam membangun fundamental keuangan yang sehat, untuk tumbuh secara berkelanjutan dan menuju profitabilitas jangka panjang,” Rustarti menyimpulkan.

Tentang Bank Besar

Bank Raya adalah bagian bank digital dari kelompok BRI yang diyakini sebagai penyerang digital BRI di industri perbankan di Indonesia. Bank Raya Mobile Banking Application (Raya Apps) memiliki produk yang unggul, yaitu deposito digital dengan fitur andalan seperti kantong anggaran, kantong pintar, dan kantong penjaga yang membantu pelanggan mengelola keuangan dengan lebih baik. Tidak hanya itu, aplikasi Raya juga menyediakan berbagai fitur untuk memenuhi kebutuhan transaksi seperti transfer, kredit, top-up el-wallet dan QRI. Raya Apps tersedia untuk diunduh di Android dan iOS. Bank Raya juga merupakan bank digital pertama yang memiliki produk pinjaman digital sepenuhnya, yaitu Pinang, dengan beberapa produk unggul seperti Pinang Maksima dan kinerja Pinang yang menghadirkan pinjaman produktif untuk bisnis, Pinang Dana Bahangan, yaitu pinjaman untuk mendukung produktivitas Brilink Agents, Multipurpose Loans untuk karyawan yang permanen, namely namely, namely namely, namely namely, namely namely, namely namely, namely namely, namely pinjaman, namely namely flex, namely flex, namely flex, namely flex, namely flex, namely flex, namely flex, namely flex, Namely Flex, Namely Flea

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB