Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, menyatakan dukungannya terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang saat ini menyatakan sedang melakukan penyidikan terkait dugaan mark-up atau penggelembungan anggaran pada proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh.

Abdullah menilai apa yang dilakukan KPK sangat penting untuk menjawab keresahan masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek strategis nasional ini kini tengah menjadi polemik di tengah masyarakat, terutama karena besarnya beban utang yang harus ditanggung Indonesia dan munculnya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggarannya.

“Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak boleh takut dalam menangani kasus ini. Dugaan penggelembungan anggaran pada proyek kereta cepat harus diusut tuntas dan transparan,” kata Abdullah kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Menurut dia, KPK harus bertindak tegas jika menemukan bukti adanya mark up anggaran Whoosh.

Dia menegaskan, siapa pun yang terlibat praktik korupsi, baik pemerintah, BUMN, maupun swasta harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

“KPK tidak boleh sembarangan. Jika ditemukan tindak pidana korupsi dalam penyidikan, maka pelakunya harus diadili tanpa kecuali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdullah berharap penyidikan yang dilakukan KPK dapat dilakukan secara profesional dan independen, sehingga hasilnya dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi di bidang infrastruktur.

“Proyek sebesar Kereta Cepat Whoosh harusnya menjadi kebanggaan bangsa, bukan menjadi beban akibat penyimpangan anggaran. Oleh karena itu, kita harus mendukung penuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar bisa menyelesaikan kasus ini,” tutupnya.

Foto: Kereta cepat Whoosh/Net

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Bukit Mamake Kotabaru, Keindahannya Tak Pernah Gagal Memanjakan Mata Wisatawan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Salurkan Bonus Atlet Juara Porprov 2025
Pemprov Kalsel Dorong Penyusunan RUU Kabupaten/Kota 4 Daerah di Banua
Kendalikan Inflasi, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah
Polda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel Amankan Demo di DPRD Kalsel
GMPD Banjarbaru: Kejati Kalsel tak boleh buta terhadap kasus dugaan korupsi Kepala BKSDA
Dinas Pariwisata dan Olahraga Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif Melalui Festival Akrab 2026
Pemkab Kotabaru Gelar Nusantara Creative Walk Bersama 17 Negara

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Bukit Mamake Kotabaru, Keindahannya Tak Pernah Gagal Memanjakan Mata Wisatawan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Salurkan Bonus Atlet Juara Porprov 2025

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Pemprov Kalsel Dorong Penyusunan RUU Kabupaten/Kota 4 Daerah di Banua

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Polda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel Amankan Demo di DPRD Kalsel

Berita Terbaru

Headline

Kendalikan Inflasi, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah

Selasa, 27 Okt 2026 - 09:45 WIB

Al Jazeera - LIVE