Rekam!, Emas publik mencapai 1,8 juta pelanggan

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Desember 2024 hingga Mei 2025, Public Gold Group berhasil mencatat pencapaian luar biasa dengan menambahkan 1,8 juta pelanggan baru. Pertumbuhan ini adalah yang tertinggi dalam sejarah perusahaan yang mengkonfirmasi posisi emas publik sebagai salah satu penyedia layanan pembelian dan penjualan logam terkemuka di Asia.

Angka ini juga tidak dapat dipisahkan dari memperkuat infrastruktur digital yang memungkinkan calon pelanggan untuk mendaftar dan bertransaksi 24/7 melalui aplikasi dan situs web dengan standar keamanan ISO 27001.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberhasilan ini juga tidak dapat dipisahkan dari kontribusi ribuan pemilik bisnis emas publik (PGBO) di berbagai negara seperti Malaysia, Indonesia, Brunei dan Singapura. PGBO memainkan peran strategis dalam memperluas penetrasi pasar dan memberikan pendidikan keuangan kepada masyarakat melalui seminar, kelas online, dan bimbingan langsung.

“PGBO kami bukan hanya mitra bisnis, tetapi juga membangun perubahan dalam mendorong kesadaran melek huruf emas di masyarakat. Mereka adalah tulang punggung pertumbuhan kami di Asia Tenggara,” kata Dato Wira Louis Ng sebagai pendiri dan ketua eksekutif kelompok emas publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik publik bersifat publik publik

Kelompok emas publik sejak awal memegang prinsip bahwa membeli dan menjual emas tidak hanya tentang transaksi, tetapi juga tentang pendidikan. Komitmen ini dimanifestasikan dalam program -program seperti seminar pendidikan emas, webinar, untuk konten pendidikan digital yang menargetkan berbagai lapisan usia dan latar belakang.

“Emas publik percaya bahwa pendidikan adalah fondasi utama untuk membentuk generasi yang memahami pendidikan tentang emas, dan memahami pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang,” kata Dato 'Wira Louis Ng, Pendiri & Ketua Eksekutif Grup Emas Publik.

Dengan pertumbuhan eksponensial ini, kelompok emas publik optimis bahwa ia dapat menembus 10 juta pelanggan di Asia Tenggara pada tahun 2030.

Bagi Anda yang ingin membeli atau menyimpan emas di Indonesia Emas Publik, Anda bisa mendapatkan informasi lengkap di: Kantor Cabang Indonesia Emas Publik (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Banjarbaru, Surabaya)

Situs web resmi: www.publicgold.co.id

Tentang PT Public Gold Indonesia

Emas publik didirikan pada tahun 2016, dimulai sebagai bentuk komitmen kami untuk melayani pasar global dan telah dipercaya sebagai penyedia logam mulia untuk memenuhi kebutuhan individu dan perusahaan. Untuk memenuhi permintaan pelanggan bagi kami untuk memperluas bidang bisnis kami dengan berhasil membuka 18 cabang skala nasional yang tersebar di Malaysia, Singapura, Brunei dan Indonesia.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB