Kometa, Ekosis.ID, dan Prestige Indonesia Siap Memeriahkan NLP Expo 2025: Sekarang Ekosistem Pertanian Digital di Ice BSD November mendatang

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam peluncuran NLP Expo 2025 yang diadakan hari ini di Westin Jakarta oleh Debindo Global Expo, tiga aktor utama di sektor pertanian modern – Komapa, Ekosis.

Ketiganya akan muncul di stan kolaboratif untuk menghadirkan solusi nyata terhadap tantangan pertanian Indonesia: dari peningkatan produksi, penggunaan teknologi, hingga mengarahkan distribusi ke pasar tanpa perantara.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ekosistem dari hulu ke hilir

Kometa akan memperkenalkan sistem koperasi multi -bagian multi -bagian yang telah mulai diimplementasikan di berbagai wilayah di Indonesia. Sistem ini tidak hanya menampung petani, tetapi juga mengintegrasikan mitra teknologi, pembeli, dan pembiayaan ke dalam rantai nilai yang efisien.

“Petani kami kehilangan bukan karena mereka tidak mampu, tetapi karena sistem lumpuh. Kami di sini untuk membangun sistem baru – operasi digital yang kuat dari hulu ke hilir,” kata Roy Faizal Prasetyanugraha, ketua Kombeta. “Di NLP Expo nanti, kami ingin menunjukkan bahwa koperasi bukan masa lalu – ini adalah masa depan.”

Ecosis.ID akan menampilkan platform digital yang telah digunakan oleh ratusan ribu pengguna untuk menghubungkan produsen lokal langsung ke pasar nasional dan B2B.

“Distribusi produk pertanian seharusnya tidak lagi melalui rantai panjang yang menyulitkan petani. Ecosis adalah jalan pintas yang adil: dari petani langsung ke pembeli, tanpa tanda berlapis,” kata Herson Sentosa, CEO Ekosis.id.

PT Prestige Indonesia akan membawa teknologi pupuk organik yang telah diuji di berbagai daerah dan terbukti meningkatkan produktivitas hampir dua kali lipat. “Tanpa tanah yang sehat, tidak ada pertanian. Pupuk kami tidak hanya tumbuh, tetapi juga memulihkan. Kami membawa solusi nyata – hasil panen meningkat, tanahnya lebih subur,” jelas Muhammad Nendi, Direktur Pengembangan Bisnis PT Prestige Indonesia.

NLP Expo 2025 (Nusantara Logistics & Food Expo) akan menjadi pameran skala nasional yang menyajikan aktor logistik, pertanian, teknologi, dan distribusi dari seluruh Indonesia. Dalam pameran, Kometa, Ecosis, dan Prestige Indonesia akan menghadirkan stan kolaboratif, demonstrasi teknologi IoT untuk pertanian, sistem koperasi digital, untuk mengarahkan pasar online untuk produk petani.

Tentang koperasi Teknologi Modern Nusantara (Kometa)

Tentang comta

Koperasi Teknologi Modern Modern Nusantara (Kometa) adalah koperasi digital berdasarkan kolaborasi antara petani, investor, aktor teknologi, dan pasar dalam ekosistem ekonomi kolektif.

Tentang ecosis.id

Ecosis.ID adalah platform distribusi pertanian dan perikanan yang menghubungkan petani langsung ke pasar melalui teknologi berbasis data dan logistik yang efisien.

Tentang PT Prestige Indonesia

Prestige Indonesia adalah perusahaan penyedia pupuk organik berbasis teknologi yang telah terbukti meningkatkan hasil dan meningkatkan kualitas tanah secara berkelanjutan.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB