Operasi Jenin adalah respons terkuat terhadap upaya Israel untuk menekan perlawanan

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenin, (pic)

Gerakan Hamas menyatakan bahwa pada Rabu malam bahwa operasi penembakan heroik di pos pemeriksaan Reihan, di barat Jenin, datang sebagai bagian dari tanggapan terhadap pembantaian dan kejahatan ganas yang dilakukan oleh pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat, serta penahanan yang bertentangan di penjara Israel.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebuah pernyataan pers, Hamas menegaskan bahwa operasi itu merupakan respons yang jelas terhadap upaya kerja yang sedang berlangsung untuk memadamkan api perlawanan di Tepi Barat, mewakili pukulan lain untuk aneksasi dan mentransfer rencana yang menargetkan orang -orang Palestina di Gaza, Tepi Barat, dan menduduki Yerusalem.

Hamas menekankan bahwa perlawanan tidak akan berhenti untuk menargetkan pendudukan di setiap inci tanah Palestina, selama agresi, pembantaian, teror, pengepungan, dan pelecehan terhadap orang -orang Palestina melanjutkan.

Gerakan ini menyerukan massa di Tepi Barat untuk meningkatkan semua bentuk perlawanan, mengintensifkan operasi yang menyakitkan jauh di dalam pendudukan, dan menyatukan dan mendekati peringkat di balik pilihan untuk menolak pendudukan untuk mengalahkan dan mentransfer dari tanah Palestina dan situs suci.

Pernyataan itu muncul setelah dua operasi penembakan dan Selors terpisah, yang mengakibatkan cedera pada seorang prajurit Israel dan empat pemukim pada Rabu sore di Jenin dan Al-Khalil di bank-bank barat yang diduduki.

Ini bertepatan dengan tentara Israel yang melakukan pembantaian berdarah lainnya di Jalur Gaza, menargetkan sebuah restoran dan pasar populer secara bersamaan di daerah Al-Rimal di kota Gaza barat, yang mengakibatkan para martir di sekitar 39 orang Palestina dan tumbuh lebih banyak lusinan, termasuk anak-anak dan wanita.



RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB