Maxy Academy dan Brin Resmi Kerja Sama Strategis untuk Inovasi Bakat Digital

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 April 2025 – Maxy Academy dan National Research and Innovation Agency (BRIN) secara resmi menandatangani perjanjian lisensi sebagai langkah pertama kolaborasi strategis dalam pengembangan inovasi dan memperkuat kapasitas bakat digital di Indonesia.

Penandatanganan ini menandai komitmen bersama untuk menjembatani penelitian dengan dunia industri melalui pendekatan pendidikan dan teknologi. Maxy Academy, sebagai startup Edutech yang berfokus pada pengembangan bakat, data, dan kewirausahaan digital yang berbasis AI, siap berkontribusi aktif dalam mendukung ekosistem penelitian dan inovasi nasional dengan Brin.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui kerja sama ini, Maxy Academy memperoleh lisensi resmi dari Brin untuk melakukan pelatihan strategis yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKI). Lisensi ini tidak hanya memperkuat posisi Maxy Academy sebagai mitra strategis Brin dalam meningkatkan kapasitas SDM, tetapi juga memungkinkan perluasan akses ke penelitian berdasarkan penelitian dan teknologi.

Topik pelatihan yang telah dilisensikan termasuk:

• Pelatihan Penulisan Ilmiah Internasional

• Pelatihan Penulisan Ilmiah Nasional

• Pelatihan Menulis Ilmiah Populer

• Pelatihan Metodologi Penelitian Sosial

• Pelatihan Manajemen Penggunaan Sains dan Teknologi

• Pelatihan pemuliaan dan lansekap

• Pelatihan tentang persiapan naskah kebijakan

Lisensi ini membuka jalan bagi Maxy Academy untuk mengatur program peningkatan dan pelatihan ulang yang relevan dengan kebutuhan era digital, baik untuk siswa, staf pengajar, peneliti, ASNS, untuk pemain industri.

Isaac Munandar, CEO & salah satu pendiri Maxy Academy, menyatakan antusiasmenya untuk memulai kolaborasi ini. “Kami percaya bahwa kolaborasi dengan Brin adalah langkah besar untuk membawa pendidikan berbasis penelitian yang memiliki dampak lebih. Ini bukan hanya tentang menyatukan dunia pendidikan dan teknologi, tetapi juga menciptakan solusi konkret terhadap tantangan nyata yang dihadapi oleh bangsa,” kata Isaac.

Sementara itu, Prof. Edy Giri Rachman Putra, Ph.D., mewakili Brin, menekankan bahwa kerja sama ini akan mempercepat proses meningkatkan kompetensi luas masyarakat. “Kolaborasi ini memungkinkan kami untuk memperluas dan mempercepat pengembangan kapasitas masyarakat terkait dengan sains dan teknologi. Dengan bekerja sama dengan Maxy Academy, kami percaya kami dapat mencapai lebih banyak bakat potensial di seluruh Indonesia,” katanya.

Kolaborasi ini adalah langkah konkret dalam integrasi inovasi sains dan pengembangan sumber daya manusia – terutama generasi muda – untuk memenuhi masa depan yang didorong oleh teknologi, data, dan pengetahuan.

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB