Makassar -Parepare Train Rickened Transport Record 34.291 pelanggan, tertinggi sepanjang 2025

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar -Parepare Train (KA) mencatat pencapaian yang bangga selama April 2025. Hanya dalam satu bulan, sebanyak 34.291 pelanggan telah menggunakan layanan ini, menjadikannya nomor bulanan tertinggi sepanjang 2025.

Tidak hanya memecahkan rekor tahunan, pencapaian April menjadi tertinggi kedua sejak operasi kereta api di Sulawesi dimulai, hanya perbedaan sempit dari rekor Mei 2023 yang mencapai 34.637 pelanggan.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut wakil presiden hubungan masyarakat Kai Anne Purba, catatan itu tidak dapat dipisahkan dari momentum liburan Lebaran 2025, di mana banyak orang memanfaatkan periode liburan panjang untuk pulang, bepergian, atau hanya mencoba sensasi mengendarai kereta pertama di Sulawesi.

“April adalah momen istimewa. Selain menjadi mudik dan liburan, banyak yang penasaran dan akhirnya mencoba naik kereta Makassar -Parepare untuk pertama kalinya,” jelas Anne.

Tren pertumbuhan ini terlihat sangat jelas sepanjang tahun 2025. Mulai dari 17.943 pelanggan pada bulan Januari, turun sedikit pada bulan Februari menjadi 17.935, dan memiliki kesempatan untuk melakukannya pada bulan Maret dengan 9.453 pelanggan. Namun April menjadi titik balik serta lonjakan tajam, hampir empat kali bulan sebelumnya.

Kai melihat tren ini tidak hanya sebagai lonjakan angka, tetapi juga sebagai bukti bahwa orang mulai melihat kereta sebagai solusi perjalanan yang aman, cepat dan nyaman di Pulau Sulawesi.

Makassar -Parepare Train bukan hanya transportasi. Dia adalah kereta pertama yang melaju di tanah Sulawesi, simbol transformasi infrastruktur dan bentuk nyata dari kehadiran negara -negara di Indonesia timur.

“Ini bukan hanya kereta api dan kereta api, tetapi harapan yang bergerak, tidak hanya menghubungkan kota ke kota, tetapi juga cerita dan peluang dari satu titik ke titik lain,” kata Anne.

Fakta bahwa kereta ini menghubungkan berbagai tujuan wisata terkemuka seperti daerah Rammang-Rammang Karst di Maros, yang hanya berjarak sekitar 1 km dari stasiun Rammang-Rammang. Pemandangan tebing batu kapur yang indah, sungai yang tenang, dan pesona desa Beraua menjadikannya magnet wisata yang sayangnya terlewatkan. Selain itu, Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung dengan air terjun ikonik dan Pantai Ujung Batu di Barru membantu mendorong minat orang untuk menjelajahi Sulawesi melalui moda transportasi yang nyaman dan efisien ini.

Tidak sedikit penumpang yang menggunakan layanan ini untuk bepergian secara lokal di akhir pekan, liburan Idul Fitri, atau cuti bersama. Akses mudah, jadwal reguler, dan tarif yang terjangkau membuat kereta menjadi favorit para pelancong baru.

Selain pariwisata, konektivitas antara kota-kota di Sulawesi Selatan juga semakin efisien, mendukung gerakan ekonomi regional, terutama sektor UMKM dan pariwisata berbasis lokal.

Sejak awal, layanan ini dirancang tidak hanya sebagai moda transportasi tetapi sebagai kekuatan pendorong untuk pengembangan Sulawesi. Fasilitas yang lebih baik, peningkatan layanan, dan sinergi dengan pemerintah daerah juga terus berlanjut.

“Kai berharap bahwa tren positif ini dapat terus tumbuh. Dengan semangat melayani dan mendukung masyarakat. Kereta Makassar -Parepare bukanlah akhir dari kisah pengembangan infrastruktur, ini adalah awal dari kisah -kisah hebat yang lebih besar dari rel pertama di Sulawesi,” simpul Anne.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB