Menggambarkan dirinya sebagai paus, Donald Trump dikritik oleh umat Katolik

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Routerpost.co.id, Presiden Negara Bagian Washington-United Donald Trump menerima kritik dari beberapa anggota Gereja Katolik setelah memposting foto dirinya berpura-pura menjadi paus yang diproduksi oleh teknologi intelijen buatan.

Foto, yang digantikan oleh Gedung Putih resmi (Gedung Putih), keluar ketika umat Katolik berduka karena kematiannya Paus Francis, yang meninggal pada 21 April.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konferensi gerejawi Katolik di New York menyatakan bahwa pernyataan Trump merendahkan agama mereka. Posting itu muncul tak lama setelah dia bercanda kepada para jurnalis, “Saya berharap menjadi paus.”

Trump tidak menjadi presiden pertama yang dituduh merendahkan Katolik. Mantan Presiden AS Joe Biden memicu kebencian tahun lalu ketika ia membuat salib dalam acara kampanye pro-Hak untuk aborsi di Tampa, Florida.

Juru bicara Vatikan Matteo Bruni enggan menanggapi pertanyaan yang berkaitan dengan posting Trump ketika memberikan pernyataan pers kepada jurnalis pada hari Sabtu. Pada saat itu, Vatikan sibuk bersiap untuk mengadakan clonkav untuk memilih penerus Francis yang direncanakan akan berlangsung pada hari Rabu.

Foto yang diposting oleh Trump pada Jumat malam menunjukkan dia mengenakan jubah putih dengan pasangan tumpul, simbolis untuk seorang uskup dalam keyakinan tertentu. Dia juga terlihat mengenakan kerajaan berbentuk salib besar dan memiliki pose tangan tertentu sambil menyajikan ekspresi wajah yang cenderung serius.

Konferensi Uskup New York, yang merupakan perwakilan dari para uskup di New York, mengutuk perwakilan
X
“Tidak ada kecerdasan atau kesenangan dalam ilustrasi ini, Tuan Presiden,” kata kelompok itu.

Pemakaman telah dilakukan untuk Francis Pope yang terhormat, dan sekarang Kardinal siap untuk memulai kesimpulan suci untuk mencari penerus dari Saint Peter. Tolong jangan meremehkan kami.

Mantan Perdana Menteri Italia dengan orientasi kiri orientasi politik, Matteo Renzi, juga mengkritik posisi Trump.

“Gambar ini menyakiti mereka yang percaya pada institusi, dan menunjukkan bahwa para pemimpin di sektor yang tepat seperti bercanda,” tulis Renzi dalam bahasa Italia di X.

Namun, Gedung Putih membantah semua asumsi yang menyatakan bahwa Presiden dari Partai Republik telah mengejek gereja.

“Presiden Trump melakukan perjalanan ke Italia untuk mengirimkan selang ke Paus Fransiskus dan hadir di pemakaman, dan ia telah tumbuh menjadi pendukung yang rajin bagi komunitas kemerdekaan Katolik dan agama,” jelas sekretaris pers Karoline Leavitt.

Jaringan RakyatPos.id.com

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB