Hujan Biasa, jalan raya negara di IKK Limapuluh Kota dibanjiri

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, RakyatPos.id – Kolam air di jalan ketika hujan masih merepotkan pengendara di jalan raya negara bagian. KM 10 Sarilamak, Distrik Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, karena masih ada banyak jalan yang terendam air selama berjam -jam dan setelah hujan.

Berdasarkan pemantauan di lokasi, hujan turun sekitar 14.00 WIB, Senin (4/28/2025). Meskipun tidak berat, genangan tetap terlihat.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun hujan hanya 10 menit, tetapi jalan negara bagian KM 10 di Distrik Sarilamak Harau Regency Capital (IKK), justru di depan hotel yang dibanjiri dengan permukaan air hingga satu inci, kondisi tersebut terjadi karena drainase yang berada di sisi kanan dan kiri jalan tertutup dan tidak berfungsi dengan baik.

Bahkan genangan air yang terjadi juga menyebabkan gangguan arus lalu lintas, karena genangan berlangsung selama berjam -jam hujan.

Kondisinya dikeluhkan oleh Ibrahim (55) pengendara yang lewat. Menurutnya, kondisinya tidak boleh terjadi di ibukota Kabupaten Sarilamak yang merupakan ibukota distrik. Meskipun kondisi ini telah berlangsung cukup lama, menurut Ibrahim tidak ada upaya yang terlihat untuk meningkatkan pemerintah atau pihak terkait.

“Ya, air berdiri yang terjadi di State Street Km 10 tepat di ibukota distrik sering terjadi meskipun hujan turun untuk sementara waktu atau sekitar 10 menit. Jika dilihat di sisi kiri atau kanan drainase tidak berfungsi dengan baik,” katanya, Senin (28/4).

Dia juga mengatakan, kondisi atau genangan air membuat dua pengendara roda dan empat roda terganggu.

“Tingginya genangan air tentu mengganggu arus lalu lintas, ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah dan partai -partai terkait lainnya.” Tutupnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh warga di sekitar Erizal, orang yang membuka bisnis di dekat jalan negara bagian KM 10 yang stagnan, mengatakan bahwa meskipun hujan tidak lebat, jalan -jalan dengan cepat dibanjiri.

“Kadang -kadang hujan untuk sementara waktu dan tidak berat, tetapi jalannya dengan cepat dibanjiri. Tentu saja ini harus menjadi perhatian, karena itu adalah jalan raya negara bagian dan berada di ibukota Kabupaten (IKK).” Tutupnya.

Genangan itu disebabkan oleh tidak adanya drainase di sisi jalan. Hampir mayoritas ditutup ke tanah. (@dy)

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB