Wakil Walikota Payakumbuh menghadiri dialog Yayasan Minang Rural Dawah

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 01:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Wakil Walikota Payakumbuh Elzadaswarman menghadiri kegiatan dialog dan diskusi bisnis yang dipegang oleh Yayasan Pedesaan Da'wah Ranah Minang, yang bertujuan untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari misi Da'wah.

Wakil Walikota Elzadaswarman menghargai kegiatan tersebut dan menekankan komitmen pemerintah kota Payakumbuh dalam mendukung upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama di sektor MSM dan digitalisasi.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami sangat menghargai kegiatan ini. Kami akan terus mendukung setiap inisiatif yang mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Dia mengatakan, Payakumbuh adalah salah satu daerah di Sumatra Barat dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif baik. Namun, masih ada beberapa tantangan yang perlu ditangani bersama.

“Kita harus dapat memanfaatkan peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Meningkatkan kelemahan menjadi kekuatan. Ekonomi harus terus bergerak dan tumbuh,” kata pria yang akrab disebut Om Zet.

Pemerintah Kota Payakumbuh, lanjutan, juga telah membangun infrastruktur digital untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi.

Saat ini, sebanyak 98 persen area kota telah terhubung ke jaringan internet serat optik.

“Kami juga menyiapkan dua taman digital di setiap distrik sebagai bentuk dukungan untuk percepatan digitalisasi di Payakumbuh,” katanya.

Om Zet berharap bahwa kegiatan semacam ini dapat merangsang kreativitas generasi muda untuk tertarik mengejar dunia bisnis.

“Ini adalah investasi untuk generasi muda. Kaum muda harus kreatif, mulai dari hal -hal kecil. Ekonomi ini merupakan penentu kemajuan suatu negara,” katanya.

Pada kesempatan itu, wakil walikota juga menyinggung pentingnya pengelolaan limbah sebagai sumber ekonomi baru.

Menurutnya, limbah organik dapat diproses menjadi pupuk dan belatung, sementara limbah anorganik dapat didaur ulang dan dijual kembali.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pedesaan Da'wah Ranah Minang Nur Ikhwan mengatakan bahwa kegiatan ini bersifat umum dan bertujuan mendorong kemajuan bersama dengan fokus pada penguatan ekonomi sebagai dukungan untuk kegiatan Da'wah.

“Tanpa dukungan ekonomi, Da'wah sulit untuk dijalankan secara optimal. Oleh karena itu, kekuatan ekonomi sangat penting sehingga para pengkhotbah dapat mencapai semua penjuru negara,” katanya.

Nur Ikhwan menambahkan bahwa yayasan ini telah melakukan kegiatannya sejak 2019 dan hanya selama dua tahun terakhir badan hukum resmi.

Dia juga menyatakan penghargaannya kepada donor yang telah mendukung kegiatan mereka sejauh ini.

“Dengan kekuatan ekonomi, ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Semoga Minangkabau akan terus berhasil di masa depan,” pungkasnya.

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB