Investasi Kai 612 Kereta dan 54 Lokomotif Baru, Proyeksi Meningkatkan Transportasi Penumpang dan Barang

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 03:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyeksi setiap tahun penumpang naik 3,04%, barang 3,26%

PT Kereta API Indonesia (Persero) terus memperkuat ekosistem transportasi berbasis kereta api melalui langkah -langkah investasi jangka panjang dalam pengadaan fasilitas kereta api. Hingga April 2025, Kai telah menerima 27 kereta api atau 292 kereta baru yang diproduksi oleh PT Inka (Persero) sebagai bagian dari program pengadaan untuk 612 unit Stainless Steel (SS) generasi baru untuk periode 2023-2026.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investasi ini adalah salah satu yang terbesar dalam sejarah Kai, dan merupakan tonggak penting dalam strategi perusahaan untuk menjawab meningkatnya kebutuhan transportasi.

“Kerjasama dengan PT INKA ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan tingkat komponen domestik (TKDN) dan independensi industri manufaktur kereta api nasional. Ini adalah langkah strategis jangka panjang untuk menjawab kebutuhan pengembangan layanan transportasi kereta api,” kata Wakil Hubungan Publik Kai Anne Purba.

Tidak hanya menghadirkan fasilitas baru, Kai juga secara aktif memodifikasi dan meningkatkan sistem pada kereta yang ada melalui unit Yasa Balai. Ini memastikan bahwa layanan kepada masyarakat tidak hanya didukung oleh kereta baru, tetapi juga dari optimalisasi aset yang ada menjadi lebih nyaman dan efisien.

Anne mengatakan bahwa investasi ini juga merupakan bagian dari kesiapan perusahaan untuk menghadapi pertumbuhan layanan transportasi penumpang dan barang yang terus meningkat.

“Investasi ini adalah yang terbesar untuk pengadaan fasilitas kereta api dan merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Dengan meningkatnya jumlah penumpang dan kebutuhan akan transportasi pengiriman, modernisasi dan fasilitas tambahan adalah kunci utama dalam memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat,” kata Anne.

Berdasarkan rencana jangka panjang perusahaan (RJPP) 2025-2029, KAI memproyeksikan pertumbuhan penumpang panjang -jarak sebesar 10,6 persen dan penumpang kereta lokal sebesar 9,9 persen. Adapun transportasi pengiriman, potensi peningkatan cukup besar, seperti dari proyek Sumbagsel 27,8 juta ton, Tarahan II adalah 18 juta ton, dan ekspansi Kertapati 7 juta ton.

Sebagai bagian dari strategi penguatan layanan logistik berbasis kereta api, Kai juga telah membeli 54 unit lokomotif tipe CC 205 baru dari Amerika Serikat dengan investasi USD 222,5 juta atau sekitar Rp3,56 triliun. Lokomotif ini akan digunakan untuk memperkuat layanan transportasi batubara di daerah Sumatra Selatan dan Lampung.

“Sebagian besar batubara yang diangkut oleh Kai digunakan untuk PLTU bahan bakar yang menerangi rumah, kantor, ke industri menengah dan kecil di Jawa dan Bali. Ini adalah inti dari investasi kami: menghadirkan manfaat besar bagi komunitas yang lebih luas,” jelas Anne.

Menurut Anne, keberadaan fasilitas baru ini tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mempertahankan keamanan energi nasional, menggerakkan roda ekonomi regional, dan mendukung transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“Melalui investasi strategis ini, Kai berharap untuk memenuhi kebutuhan transportasi nasional secara lebih efisien dan berkelanjutan, sesuai dengan visi perusahaan di RJPP 2025-2029,” pungkas Anne.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id.

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB