Optimalkan segmen kendaraan bekas, BRI Finance optimis tentang kontribusi 8% pada tahun 2025

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seiring dengan mobilitas yang lebih tinggi, kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi terus meningkat. Di sisi lain, harga mobil baru yang terus meningkat membuat banyak konsumen beralih ke mobil bekas sebagai pilihan yang lebih rasional. Selain lebih terjangkau, mobil bekas menawarkan nilai depresiasi yang lebih rendah dan berbagai model yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup. Oleh karena itu, segmen ini semakin diminati oleh generasi muda, keluarga baru, untuk para profesional yang menginginkan kendaraan tanpa membebani keuangan.

Menangkap kesempatan ini, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) meluncurkan program pembiayaan Mobkas (mobil bekas) dengan suku bunga ringan mulai dari 0,66% per bulan. Program ini dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi orang -orang yang ingin memiliki mobil bekas berkualitas melalui proses yang cepat, aman, dan transparan. Sebagai perusahaan pembiayaan yang dilisensikan dan diawasi oleh OJK, BRI Finance terus berkomitmen untuk menghadirkan jasa keuangan yang inklusif dan dapat diakses oleh berbagai tingkat masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur BRI Finance, Wahyudi Darmawan, mengungkapkan, “Melalui program Mobkas, kami ingin memberikan akses pembiayaan ringan dan proses yang efisien bagi orang -orang yang ingin memiliki mobil bekas. Kendaraan pribadi tidak lagi hanya gaya hidup, tetapi kebutuhan penting dalam mendukung kegiatan sehari -hari. Bri Finance ada di sini untuk menjawab kebutuhan ini dengan solusi yang terjangkau dan dapat diandalkan.”

Pada tahun 2024, BRI Finance mencatat perubahan portofolio strategis, dengan porsi pembiayaan konsumen 60% dari total pembiayaan. Pada tahun 2025, melalui program Mobkas, perusahaan menargetkan kontribusi segmen mobil bekas untuk menembus 8% dari total portofolio pembiayaan. Langkah ini adalah bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat posisinya di sektor pembiayaan otomotif, terutama di segmen kendaraan bekas yang terus tumbuh.

“Harga mobil bekas yang kompetitif, ditambah kemudahan pembiayaan, adalah kombinasi yang semakin diminati oleh konsumen. Transisi portofolio ini adalah bagian dari transformasi bisnis kami untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan konsumen yang berkelanjutan,” tambah Wahyudi.

Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance juga memiliki dukungan penuh dalam membangun ekosistem pembiayaan yang solid dan terintegrasi. Sinergi ini memungkinkan BRI Finance untuk menjangkau lebih banyak pelanggan melalui jaringan BRI Broad di seluruh Indonesia, serta memperkuat daya saing dan kepercayaan pasar. Dukungan ini tidak hanya memperkuat struktur pembiayaan, tetapi juga mempercepat pengembangan produk -produk inovatif seperti Mobkas, yang merupakan solusi nyata dalam menyediakan akses keuangan yang inklusif dan sesuai dengan kebutuhan rakyat Indonesia.

Wahyudi menegaskan, “ditambah dengan sinergi dalam ekosistem kelompok BRI, kami optimis bahwa mobil bekas dapat menjadi aset berharga yang mendukung mobilitas dan produktivitas masyarakat, serta tujuan keuangan mereka.”

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB