Terobosan Inovatif PLTB TOLO: Efisiensi dan Keberlanjutan dalam Energi Terbarukan

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 05:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PP (Persero) TBK (“PTPP”) sekali lagi mencatat pencapaian yang brilian di sektor energi terbarukan melalui proyek Tolo Bayu Power Plant (PLTB), yang kini telah beroperasi penuh sejak 20 Agustus 2019.

Dengan kapasitas 72 MW, proyek ini tidak hanya solusi energi hijau untuk daerah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat, tetapi juga menampilkan sejumlah inovasi yang meningkatkan efisiensi operasional dan stabilitas pasokan listrik nasional.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu inovasi utama yang diterapkan dalam proyek ini adalah koneksi saluran transmisi 150 kV ke jaringan PLN tanpa shutdown. Teknologi ini memungkinkan pemeliharaan dan pengembangan jaringan listrik tanpa menghentikan operasi sistem, sehingga meminimalkan risiko gangguan dan memastikan kesinambungan pasokan energi.

Langkah ini merupakan pencapaian yang signifikan dalam efisiensi operasional sektor listrik di Indonesia. Selain itu, proyek ini juga menerapkan templat casting dalam pemasangan kabel bawah tanah, yang berfungsi untuk memastikan penempatan kabel bawah tanah dengan presisi terhadap orientasi Wind Turbine Generator (WTG).

Pendekatan ini meningkatkan keakuratan instalasi, mengurangi potensi kesalahan, dan mempercepat proses pengembangan infrastruktur listrik.

Manfaat pembangunan proyek TOLO PLTB dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar, dan tentu saja dampak positif pada kesejahteraan masyarakat sekitarnya. “Angin yang dulu hanya lewat, sekarang dapat menghasilkan listrik dan kemakmuran bagi masyarakat. Pembangunan PLTB ini juga membawa perbaikan jalan dan fasilitas lainnya. Kami merasakan dampak positif secara langsung.” kata komunitas sekitarnya.

Sekretaris Korporat PTPP, Joko Raharjo menjelaskan bahwa inovasi ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mempresentasikan proyek berkelanjutan dengan teknologi terbaru. “Tolo PLTB terdiri dari 20 turbin kincir angin dengan ketinggian 133 meter masing-masing dan panjang 63 meter, yang menggunakan kecepatan angin 6-8 m/s untuk menghasilkan listrik yang ramah lingkungan,” Joko menjelaskan.

Joko menambahkan, dengan total investasi IDR 375 miliar, proyek ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk mencapai target campuran energi terbarukan dan mendukung keamanan energi nasional.

Dengan inovasi dan teknologi yang diterapkan, TOLO PLTB adalah bukti yang jelas tentang bagaimana energi terbarukan dapat dikembangkan secara efisien dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan lingkungan.

-SELESAI-

Tentang Pt PP (Persero) TBK

PT PP (Persero) Tbk (Issuer Code: PTPP) is one of the leading construction companies and in Indonesia which was established in 1953. At present, PTPP has 7 (seven) integrated business lines ranging from upstream, middlestream to downstream, which includes: energy, property, infrastructure, construction services, engineering, procurement and construction (epc) and precast.

PTPP memiliki catatan yang solid dan memenangkan penghargaan untuk proyek konstruksi pelabuhan, pembangkit listrik, bandara, bendungan, dan bangunan di Indonesia. PTPP adalah pelopor untuk konsep bangunan hijau ramah lingkungan di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional untuk pekerjaannya. PTPP mencatat sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%.

Pada 2015, PTPP mencatat saham anak perusahaan PT PP Properti TBK (Kode Penerbit: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan di masa depan, PTPP memperluas di sektor energi dan infrastruktur pada tahun 2016. Pada tahun 2017, anak perusahaan terlibat sebagai kontraktor berdasarkan PT PT Precision TBK (Kode Penerbit: PPRE) ke Lantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepaskan 23% saham kepada publik.

Untuk menghadapi era industri 4.0, PTPP melakukan strategi operasional keunggulan dengan menerapkan sistem informasi yang andal, yaitu ERP sebagai sistem perusahaan utama yang didukung oleh berbagai aplikasi dukungan operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan ke depan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi dan menjadi perusahaan dan keunggulan yang unggul.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB