Ops Ketupat Kayan 2024, Berikan Imbauan Ketertiban dan Keamanan Masyarakat Demi Keamanan Masyarakat – Tribratanews Polda Kaltara

- Jurnalis

Kamis, 11 April 2024 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id, Bulungan – Personel Ditsamapta Polda Kaltara selaku Satgas Pencegahan Ops Ketupat Kayan 2024 menggelar patroli di kawasan sibuk seperti pelabuhan dan tempat wisata, Kamis (11/04/2024).

Dalam melaksanakan kegiatan patroli objek vital, personel berkoordinasi dengan anggota satpam serta pegawai dan operator wisata dengan menyampaikan pesan keamanan dan jaminan sosial agar tetap waspada terhadap gangguan keamanan dan jaminan sosial, dan apabila menemukan adanya tindak pidana segera menghubungi polisi terdekat.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan patroli ini rutin dilakukan pada pagi, siang dan sore hari, dengan harapan kehadiran aparat kepolisian dapat menjamin keamanan obyek vital dan wisata dari berbagai tindak kejahatan dan gangguan ketertiban umum serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif khususnya di wilayah tersebut. wilayah hukum Polda Kaltara khususnya Tanjung Selor.

Dalam sambutannya, Anggota Ditsamapta Polda Kaltara yang tergabung dalam Ops Ketupat 2024 berpesan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap barang miliknya, terutama barang berharga, karena khawatir keadaan tersebut akan dimanfaatkan oleh pelaku tindak pidana, termasuk pencopetan atau pencopetan. penjambretan atau tindakan kriminal lainnya.

Kegiatan patroli dalam rangka Ops Ketupat Kayan 2024 merupakan upaya pembinaan masyarakat dalam mencegah terjadinya kejahatan di lingkungan masing-masing.

Semoga dengan bimbingan, penyuluhan/nasihat ini masyarakat dapat menangkal dan mengatasi segala bentuk kejahatan yang dapat meresahkan masyarakat.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB