Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah memastikan kuota haji Indonesia tahun 1447 Hijriah/2026 M tetap di angka 221.000 jamaah, sama seperti tahun sebelumnya.

Kepastian tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak pada rapat Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 28 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dahnil menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi melalui aplikasi Nusuk Masar, kuota tersebut terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler (92 persen) dan 17.680 jemaah haji khusus (8 persen).

“Pembagian kuota ini masih sama dengan tahun sebelumnya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang perubahan ketiga yang ditetapkan pada tahun 2019 tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah,” kata Dahnil.

Dahnil menjelaskan, Pasal 13 undang-undang tersebut mengatur bahwa pembagian kuota reguler haji per provinsi dilakukan oleh menteri dengan mempertimbangkan dua hal, yaitu: proporsi penduduk beragama Islam antar provinsi; dan/atau; proporsi jumlah daftar tunggu jemaah haji antar provinsi.

Kementerian Haji, lanjut Dahnil, memilih menggunakan proporsi daftar tunggu jemaah haji antarprovinsi sebagai dasar pembagian kuota tahun 2026.

“Untuk itu, kami membagi kuota haji reguler per provinsi berdasarkan proporsi daftar tunggu jemaah haji antar provinsi,” jelas mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Foto: Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: tangkapan layar YouTube DPR)

Jaringan RakyatPos

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional
RakyatPos.id menetapkan kerja sama strategis dengan 10 platform media internasional untuk memperluas distribusi konten

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB