SWK Reborn: Surabaya Culinary MSM dengan Digitalisasi dan Kreativitas Ekonomi di Era Industri 5.0

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam upaya untuk memperkuat daya saing MSM kuliner di tengah dinamika pasar digital, master dalam manajemen Universitas Airlangg meluncurkan program Pusat Pariwisata Kuliner Reborn (SWK). Program pelatihan ini adalah bagian dari inisiatif pembuatan nilai bersama (CSV) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang bertujuan untuk mendorong transformasi digital dan pemberdayaan ekonomi kreatif untuk bisnis kuliner di Surabaya. Program ini dipandu langsung oleh Prof. Dr. Gancar Candra Peramananto, Se., M.Sc., CDM., Ci., Ccc., Qcro., Aibiz, yang bertindak sebagai pelatih utama.

SWK Reborn memulai langkahnya dari pusat kuliner pilot di Semolowaru dan berencana untuk memperluas dampaknya pada pusat kuliner lainnya di bawah bimbingan Departemen Koperasi, Perusahaan Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Surabaya. Program ini dijalankan oleh Masters in Management Masters di Kelas 63 dan 64, yang erat bekerja sama dengan pemerintah kota dan aktor bisnis.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan aktor bisnis fokus pada penggunaan jaringan internet dan teknologi sebagai pendukung sistem bisnis. Melalui SWK Reborn, Surabaya Culinary UMSM didorong untuk tumbuh secara berkelanjutan dan berkontribusi pada ekonomi kota. Pendekatan yang diterapkan mengacu pada prinsip 4R 1D: resik (bersih), rajin, ramah, rapi, dan digital, sebagai dasar manajemen bisnis modern dan kompetitif.

Ketua Komite CSV, Rachmad Ari Fattah, menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan bagi UMKM untuk bertahan hidup dan berkembang. “Dengan pendekatan ini, kami berharap bahwa MSM kuliner bisa lebih kompetitif dan beradaptasi dengan tren pasar digital,” katanya. Dia menambahkan, “SWK Reborn hadir untuk memastikan bahwa tidak ada UMKM yang tertinggal dalam memanfaatkan teknologi.”

Pelatihan Intensif, yang telah dimulai pada 26 Mei 2025, dirancang untuk memberikan tanya jawab teknis mulai dari penggunaan platform digital untuk pemasaran, manajemen operasional berbasis teknologi, hingga pengembangan merek dan layanan pelanggan adaptif. Program kick off resmi dijadwalkan untuk 2 Juni 2025, sebagai momentum awal transformasi komprehensif Kuliner MSM di Surabaya.

Selain mendorong UMKM untuk menjadi lebih kompetitif di era digital, SWK Reborn juga membuka peluang kerja sama jangka panjang antara Universitas Airlangan dan Pemerintah Kota Surabaya dalam menumbuhkan pusat kuliner dengan cara yang berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi katalis untuk pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan ekosistem bisnis yang inovatif dan inklusif.

Dengan pertumbuhan UMKM kuliner yang signifikan, program SWK Reborn diproyeksikan untuk dapat memperkuat kontribusi sektor ini terhadap ekonomi kota Surabaya serta membuka pekerjaan baru berdasarkan ekonomi kreatif.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB