Prestasi Kaum Muda, Manajer Maharani Jabat Setelah Magang di Potungihutan

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perjalanan Maharani Dwi Rahmadani menjadi salah satu kisah inspirasional dari balik layar Protikihutan. Dimulai sebagai mahasiswa magang, ia sekarang memegang tanggung jawab sebagai manajer eksekusi bisnis, posisi strategis yang mengoordinasikan jalannya berbagai program konservasi dan kolaborasi bisnis.

Maharani pertama kali mengenali Protikihutan pada tahun 2020 melalui program magang yang dibuka untuk siswa. Ketertarikannya pada masalah lingkungan dan keinginan untuk belajar langsung dari gerakan akar rumput membuatnya mendaftar. Selama magang, ia tidak hanya menyelesaikan tugas administrasi, tetapi juga secara aktif terlibat dalam kegiatan operasional dan interaksi dengan mitra dan petani lokal.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah menyelesaikan magangnya, Maharani mendapat tawaran untuk bergabung sepenuhnya. Dengan latar belakang manajemen dalam manajemen dan antusiasme yang kuat untuk gerakan konservasi, ia diyakini menempati berbagai posisi sebelum akhirnya melayani sebagai manajer eksekusi bisnis. Dalam peran ini, ia menjadi jembatan antara berbagai pihak: dari perusahaan yang ingin menjalankan program CSR, hingga komunitas lokal yang menjadi ujung tombak konservasi.

“Saya percaya bahwa setiap orang dapat berkontribusi pada gerakan pelestarian lingkungan, termasuk melalui jalur profesional. Dalam dilindungi, saya belajar bahwa pekerjaan konservasi bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga tentang membangun hubungan dan menciptakan sistem yang berkelanjutan,” kata Maharani.

Sebagai manajer eksekusi bisnis, Maharani ditugaskan untuk memastikan bahwa semua program berjalan secara efektif, target, dan membawa dampak lingkungan dan sosial yang terukur. Perannya juga mencakup manajemen hubungan dengan mitra perusahaan, persiapan laporan dampak, untuk pengembangan strategi bisnis yang sejalan dengan misi pelestarian alam.

Kisah Maharani mencerminkan betapa dilindungi bukan hanya ruang kolaborasi untuk konservasi, tetapi juga tempat untuk tumbuh bagi kaum muda yang ingin mengambil peran dalam perubahan. Budaya kerja terbuka, kolaboratif, dan berorientasi misi menjadikan organisasi ini ruang belajar serta bidang kontribusi nyata.

Transformasi Maharani dari magang menjadi magang menunjukkan pentingnya membuka ruang bagi kaum muda untuk terlibat dalam sektor lingkungan. Di tengah -tengah urgensi krisis iklim, sumber daya manusia yang kompeten, berdedikasi, dan memiliki nilai keberlanjutan untuk menjadi aset yang tak ternilai.

Dengan antusiasme dan ketekunannya, Maharani tidak hanya melakukan tugasnya sebagai manajer, tetapi juga menjadi representasi dari nilai -nilai yang dilindungi: kolaborasi, dampak, dan keberlanjutan.

Tentang dilindungi

Protikihutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada tindakan konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam dengan lebih dari 590 merek dan perusahaan. Kami bekerja sama dengan penduduk setempat di 34 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menyajikan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema bundling produk, bundling layanan dan mitra proyek, serta program offset karbon.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB