Memperingati Harlah Pancasila, Om Zet: Pancasila Jiwa Bangsa Indonesia

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH -Upacara peringatan untuk kelahiran Pancasila berlangsung dengan serius di halaman Balai Kota Payakumbuh, Senin (02/06/2025).

Wakil Walikota Payakumbuh Elzadaswarman yang bertindak sebagai inspektur upacara membuat pernyataan penting terkait dengan makna strategis dari peringatan Pancasila.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kami mengomentari momentum yang sangat penting dalam sejarah rakyat Indonesia, ulang tahun Pancasila. Hari ketika kami tidak hanya mengingat perumusan dasar negara, tetapi juga mengkonfirmasi komitmen kami terhadap nilai -nilai mulia yang menjadi dasar pembentukan negara bagian Republik Indonesia,” katanya.

Dalam mandatnya, Elzadaswarman menekankan bahwa Pancasila bukan hanya dokumen historis atau teks normatif, tetapi juga jiwa rakyat Indonesia. Nilai nilai adalah panduan untuk hidup bersama dan bintang pemandu dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“Pancasila adalah rumah besar untuk keragaman Indonesia. Dia menyatukan lebih dari 270 juta orang dari berbagai suku, agama, ras, budaya, dan bahasa. Di Pancasila, kita belajar bahwa keragaman bukanlah alasan untuk dibagikan, tetapi kekuatan untuk bersatu,” lanjutnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa arah pembangunan nasional menuju Indonesia Gold 2045 Pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas, salah satu yang paling mendasar di Asta Cita adalah memperkuat ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia.

“Kemajuan tanpa arahan ideologis akan mudah terombang-ambing. Kemajuan ekonomi tanpa dasar nilai -pancasila dapat melahirkan ketidaksetaraan. Kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila dapat menjerumuskan bangsa ke dalam dehumanisasi,” katanya.

Elzadaswarman juga mengundang semua elemen masyarakat untuk merevitalisasi nilai -nilai Pancasila dalam semua dimensi kehidupan, mulai dari pendidikan, pemerintahan, ekonomi, hingga ruang digital.

Dia menekankan pentingnya menanam nilai Pancasila sejak usia dini, membawa keadilan dalam layanan publik, memperkuat ekonomi rakyat, dan membangun budaya digital yang menjunjung tinggi etika dan toleransi.

Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa Badan Pengembangan Ideologi Pancasila (BPIP) terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program strategis untuk memperkuat pemahaman dan praktik Pancasila di masyarakat, seperti pelatihan ASN dan pejabat negara, memperkuat kurikulum, untuk melintasi kolaborasi sektor ini.

“Tugas ini tidak dapat dilakukan sendiri. Semua elemen bangsa dari pusat ke wilayah, dari pejabat ke masyarakat, dari para pemimpin agama hingga pemuda, memiliki peran untuk menjadi aktor utama di Bumi Pancasila,” katanya.

Dia juga mengundang peringatan kelahiran Pancasila tidak hanya upacara, tetapi kapan harus memperkuat komitmen kita terhadap nilai -nilai bangsawan bangsa. Untuk setiap langkah, setiap kebijakan, masing -masing kata dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila.

“Kami menginginkan Indonesia yang maju tidak hanya teknologi, tetapi juga secara moral. Kami menginginkan orang Indonesia yang makmur tidak hanya dalam tokoh -tokoh statistik, tetapi dalam rasa keadilan dan persaudaraan. Kami menginginkan orang Indonesia yang dihormati di dunia tidak hanya karena kekuatan ekonominya, tetapi karena kebijaksanaan dan kebijaksanaan rakyatnya,” katanya.

Menutup sambutannya, wakil walikota diundang untuk terus mempertahankan persatuan, menghormati perbedaan, dan menanamkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari -hari.

Sebagai serangkaian peringatan, pemerintah Kota Payakumbuh juga mengajukan bantuan keuangan untuk partai -partai politik yang mendapatkan kursi di DPRD Kota Payakumbuh pada hasil pemilihan 2024, bantuan yang didistribusikan untuk tahun fiskal 2025 adalah total Rp730.248.163.

Upacara ini juga dihadiri oleh unsur -unsur Forkopimda, sekretaris regional, asisten staf ahli, semua kepala OPD, Kepala Bagian Setdako, Kepala BNNK, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kepala Kementerian Agama, Kacab dari Kantor Pendidikan Regional IV Prov. Sumatra Barat, Ketua Partai Politik di Kota Payakumbuh, Ketua Karang Taruna, Ketua KNPI, Lurah dan Kepala Sub-District di seluruh Kota Payakumbuh, serta undangan lainnya. (merah)

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB