Memeriksa cara berdoa dapat meningkatkan kesehatan mental Anda

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setiap individu yang memegang agama tentu akan menganggap doa sebagai elemen penting dalam setiap tahap hidupnya.

Meskipun hanya memiliki harapan yang sangat kecil, iman seseorang dalam doa dapat berubah menjadi keajaiban yang luar biasa.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdoa adalah bukti bahwa kita sepenuhnya percaya pada ketulusan dan kesadaran akan kekuatan kita sebagai makhluk yang lemah, jadi kita percaya bahwa Tuhan akan mengurangi rezeki sesuai dengan kehendak -Nya. Tentu saja itu harus disertai dengan upaya terbaik.

Seperti dikutip dari akun Instagram @arsanara.id, farraas yang merupakan seorang psikolog klinis mengungkapkan lima hal menarik bahwa berdoa benar -benar dapat meningkatkan kondisi kejiwaan seseorang menjadi lebih baik:

  1. Berdoa untuk mendapatkan dukungan sosial meskipun merasa kesendirian

Saat berdoa, rasanya seperti kita berbicara dengan seorang teman. Ini menghasilkan kesan yang mirip dengan dukungan dari pihak lain meskipun dalam kenyataannya kami melakukan solo ini.

Selain itu, kami merasa diakui, dipahami, dan tidak perlu menanggung beban sendiri. Karena itu, setelah ibadah menjadi lebih lega dalam pemikiran dan jiwa, selain itu juga ada roh untuk melanjutkan hidup.

  1. Berdoa Tingkatkan harapan

Menurut Snyder (1991), Hope memiliki tiga komponen, yaitu tujuan, kepercayaan diri, dan metode pencapaian. Berdoa dapat memperkuat harapan karena dapat membantu kita menentukan tujuan yang lebih jelas dan meningkatkan keyakinan bahwa pemecahan masalah akan ditemukan.

  1. Meminta doa bisa menenangkan hati.

Melalui doa disertai dengan kontrol pernapasan, dapat menggandakan sekresi serotonin, yang merupakan bahan kimia otak yang berfungsi untuk menyesuaikan suasana hati dan mempertahankan stabilitas emosional.

Ketika kami berdoa dengan ritme pernapasan yang konsisten, sistem saraf parasimpatis akan aktif, menyebabkan respons yang santai dan mengurangi produksi hormon stres seperti kortisol. Akhirnya, ini membuat kita merasa lebih damai dan cemas berkurang.

  1. Berdoa untuk meningkatkan aturan emosional

Berdoalah untuk diberi kesempatan untuk melampiaskan kemarahan dan kekecewaan mereka secara bebas tanpa khawatir dihakimi. Selain itu, ini juga membantu dalam menyerap perasaan ini, alih -alih menyimpan atau mengacaukannya sampai satu hari istirahat.

  1. Minta doa untuk mengubah pandangan negatif ke arah yang lebih positif

Menurut hasil penelitian Sharp pada tahun 2010, orang -orang yang beribadah dengan doa biasanya memiliki pandangan yang lebih positif tentang tantangan dalam kehidupan mereka dan percaya bahwa setiap tes membawa pelajaran atau kebaikan mereka sendiri.

Selain itu, penelitian dari Sharp menunjukkan bahwa berdoa cenderung membuat kita merasa lebih positif terhadap diri kita sendiri, karena itu membantu kita memahami bahwa Tuhan selalu mengasihi makhluk -makhluknya dengan penuh kasih, yang kemudian membuat kita merasa sangat berharga dan layak dicintai.

Selain itu, menyembah doa dari sudut pandang Islam memiliki beberapa fungsi dan manfaat yang dimasukkan sebagai bentuk kesetiaan kepada Allah SWT, upaya pencegahan bagi bencana, bukti kepercayaan pada keberadaan Allah SWT, dan menjadi sumber kekuatan ketika menghadapi setiap persidangan.

Selain itu, bulan Ramadhan adalah kesempatan terbaik untuk berdoa dan meminta pengampunan dan berharap bahwa hidup dapat ditingkatkan menjadi lebih baik. (JPC)

Jaringan RakyatPos.id.com

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB