Komunitas Motor Bri Finance Motor memegang program TJSL di panti asuhan Dhuafa

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam upaya menerapkan prinsip -prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), Pt Bri Multifinance Indonesia (“Bri Finance”) sekali lagi menunjukkan komitmennya melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). Melalui kolaborasi dengan komunitas sepeda motor “semut” atau dikenal sebagai komunitas motor pengemudi BRI, BRI Finance mengimplementasikan program layanan sosial yang ditujukan untuk anak yatim di lingkungan di sekitar Pengalengan, Bandung. Sebagai bagian dari entitas bisnis yang terus berkembang di masyarakat, BRI Finance memandang kegiatan TJSL sebagai tanggung jawab moral dan etis perusahaan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan material, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan solidaritas antara pengendara motor.

Kegiatan layanan sosial ini adalah bentuk nyata dari komitmen BRI Finance dalam mendukung pengembangan masyarakat yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan komunitas sepeda motor “semut”, semakin diperkuat bahwa tanggung jawab sosial dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kegiatan kreatif dan sinergi. Melalui kegiatan ini, mereka menunjukkan bahwa berbagi dan kepedulian dapat dilakukan dalam berbagai bentuk dan dapat memiliki dampak positif yang signifikan. Acara layanan sosial berlangsung di panti asuhan Dhuafa al-Muqorrobun, Pengalangan, Bandung, diwarnai oleh berbagai kegiatan yang penuh dengan kebahagiaan dan harapan bagi anak yatim.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan ini, penyediaan kompensasi, bantuan sosial, dan kegiatan hiburan positif disampaikan. Direktur BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyatakan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini. “Partisipasi komunitas sepeda motor semut aspal dalam kegiatan ini adalah momentum yang sangat penting. Dukungannya membawa dampak positif yang besar, terutama bagi anak yatim yang membutuhkan bantuan dan perhatian,” katanya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sejalan dengan visi Bri Finance untuk menjadi mitra yang tidak hanya dalam menghadirkan solusi keuangan, tetapi juga dalam membangun masyarakat yang inklusif dan diberdayakan. Selain memberikan manfaat langsung kepada penerima, kegiatan ini juga memperkuat partisipasi keuangan BRI dalam memperhatikan aspek sosial dan lingkungan, sesuai dengan prinsip keberlanjutan perusahaan. Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan ini adalah bukti yang jelas bahwa kolaborasi silang -sektoral antara perusahaan, komunitas, dan masyarakat untuk menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini menegaskan bahwa kebahagiaan tidak selalu harus berasal dari materi, tetapi dari ketulusan dan kasih sayang yang tulus. Semoga kegiatan ini akan menjadi inspirasi dan motivasi untuk terus berbagi dengan sesama. Mudah -mudahan di masa depan, berbagai program serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen terhadap masyarakat yang lebih makmur dan harmonis.” kata Wahyudi Darmawan.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB