Catatan terbaru untuk Jabodebek LRT hingga 114.000 pengguna pada 28 Mei 2025

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 29 Mei 2025 – LRT Jabodebek kembali merekam nomor rekor pengguna harian tertinggi, yang menjangkau 114.000 pengguna pada hari Rabu, 28 Mei 2025. Jumlah ini melewati catatan sebelumnya dari 104.468 pengguna yang direkam pada 30 April 2025.

Pada hari itu, kondisi lalu lintas di Jakarta cukup ramai. Menurut Direktorat Lalu Lintas Polisi Metropolitan Jakarta, kemacetan lalu lintas yang parah terjadi di beberapa jalan karena transfer arus lalu lintas terkait dengan kunjungan negara bagian Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Situasi ini mendorong banyak penduduk untuk memilih untuk beralih menggunakan transportasi umum seperti Jabodebek LRT untuk menghindari kemacetan lalu lintas.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga stasiun yang melayani sebagian besar pengguna pada 28 Mei 2025 adalah sebagai berikut:

• Dukuh atas bni: 18.258 ketuk, 14.851 ketuk

• Harjamukti: 11.623 ketuk, 13.282 ketuk keluar

• Kuningan: 13.105 ketuk, 10.454 ketuk

Wakil Presiden Eksekutif Jabodebek LRT, Mochamad Purmonosidi, mengatakan bahwa banyak orang sekarang memilih transportasi umum sebagai alternatif untuk menghindari kemacetan lalu lintas. “Kami terus mencoba menyediakan layanan transportasi yang nyaman dan andal sebagai solusi untuk mobilitas bagi warga Jakarta,” katanya.

Hingga akhir Mei 2025, Jabodebek LRT telah melayani 10.586.481 pengguna sejak awal tahun, menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan dalam penggunaan transportasi umum di Jabodetabek.

Jabodebek LRT berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang ramah lingkungan dan terintegrasi.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB