WSBP Pacu Supli Spun Pile Pasokan, Pengembangan Proyek Kemajuan Paket Dike Keselamatan Pesisir NCICD 69%

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Waskita Beton Pracast TBK (Kode Stok: WSBP) terus memasok produk -produk superiornya, Spun Pile, yang digunakan sebagai elemen utama dalam struktur keselamatan pesisir potensi abrasi dan banjir pasang surut untuk Proyek Pengembangan Keamanan Pesisir (NCICD)

Dalam proyek ini, WSBP memasok 324 batang tumpukan spun yang sepenuhnya diproduksi dan dikirim dari pabrik pracetak Karawang WSBP. Pada Mei 2025, kemajuan pengiriman produk Spun Pile telah mencapai 69%, atau setara dengan 224 tongkat, dan proses distribusi ditargetkan untuk diselesaikan pada pertengahan tahun ini.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Proyek NCICD adalah proyek penting yang memiliki peran besar dalam melindungi pantai utara Jakarta. Kami bangga dapat mengambil bagian dengan menyediakan produk beton pracetak yang andal dan sesuai dengan kebutuhan teknis di lingkungan pesisir,” kata Fandy Dewanto, kepala Divisi Sekretaris Korporat WSBP.

Sebagai proyek pengendalian banjir skala besar, NCICD dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk tantangan perubahan iklim dan naiknya permukaan laut di daerah pesisir ibu kota. Keberadaan tanggul ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang signifikan terhadap infrastruktur vital dan daerah perumahan.

Sejak awal, WSBP telah berkontribusi pada proyek NCICD Fase A dari 1 Lokasi Paket 2 dan sampai sekarang terus menunjukkan kemajuan pasokan yang signifikan. Keberlanjutan proyek ini mencerminkan komitmen WSBP dalam mendukung salah satu proyek strategis nasional. Sampai sekarang, sebanyak 221 tumpukan berputar telah diperbaiki di lokasi proyek sehingga target penyelesaian tahun ini dapat dilakukan.

“Kami berkomitmen untuk mempertahankan kualitas produk, memperkuat hubungan kemitraan, dan memberikan layanan terbaik,” tambah Fandy.

Tidak hanya berfokus pada aspek teknis dan kualitas, WSBP juga menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Sampai sekarang, lebih dari 224 tumpukan berputar yang telah dikirim, Pt Trico Wana sebagai pelanggan WSBP telah berpartisipasi dalam menanam 22 pohon Trembesi. Kemudian, ketika semua produk Spun Pile dikirim, Pt Trico Wana akan berkontribusi pada penanaman 32 pohon untuk pengiriman 324 batang tumpukan putaran. Kegiatan ini adalah simbol kontribusi aktif perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan alam.

WSBP tidak hanya berfokus pada memenuhi kebutuhan proyek secara tepat waktu dan berkualitas, tetapi juga terus memperkuat tata kelola perusahaan yang baik dan manajemen risiko dalam setiap proses bisnis. Komitmen ini didukung oleh One Stop Solution Integrated Service dan pengembangan produk dan layanan adaptif untuk kebutuhan industri konstruksi saat ini, terutama untuk proyek infrastruktur strategis nasional yang menuntut efisiensi, keamanan produk, dan keberlanjutan jangka panjang.

Tentang Pt Waskita Beton Pracast TBK

WSBP didirikan pada 7 Oktober 2014 sebagai salah satu anak perusahaan Pt Waskita Karya (Persero) TBK. Pada 20 September 2016, WSBP mencatat sahamnya di Bursa Efek Indonesia dan menjadi perusahaan publik. WSBP terus mengkonfirmasi posisinya sebagai salah satu perusahaan manufaktur beton pra-cetak terbesar di Indonesia melalui kontribusinya terhadap berbagai proyek infrastruktur di negara ini. Saat ini WSBP memiliki pabrik dan tanaman batching yang tersebar di seluruh Indonesia.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB