Telkom Indonesia Meningkatkan Kapasitas UMKM dengan Wawasan AI tentang Webinar AI Connect

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar gelar Indigo AI Connect untuk Meningkatkan Kompetensi Teknologi untuk UMKM

Kebutuhan dunia bisnis ke transformasi digital semakin mendesak, mengingat kemajuan cepat dalam teknologi imitasi (AI). Dalam berurusan dengan persaingan pasar yang semakin sengit, penggunaan AI tidak lagi hanya merupakan pilihan, tetapi kebutuhan strategis. Telkom Indonesia, melalui program Indigo, berkomitmen untuk memperkuat kapasitas UKM dan startup di Indonesia untuk beradaptasi dan berkembang di era otomatisasi.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indigo, Program Inkubasi dan Akselerasi Startup Telkom Indonesia, mengorganisir webinar AI Connect: Tingkatkan daya saing MSM dengan kecerdasan buatan. Webinar ini diadakan untuk melengkapi UKM, startup, dan komunitas teknologi dengan wawasan praktis tentang bagaimana AI dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan strategi pemasaran, dan membuka peluang investasi berdasarkan alasan imitasi.

Taufik Fitriyanto, manajer produk Bigbox Telkom, memandang bahwa webinar ini adalah manifestasi nyata dalam menghubungkan kebutuhan industri dengan kesiapan bisnis untuk mengadopsi teknologi terbaru. Taufik menganggap bahwa penguasaan AI tidak lagi hanya nilai tambah, tetapi yayasan itu penting untuk bertahan hidup dan berkembang di era digital. Melalui kegiatan ini, peserta dilengkapi dengan wawasan dan keterampilan praktis untuk berkontribusi secara langsung untuk mempercepat transformasi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.

Patricia Eugene Gasperz, manajer senior manajemen indigo, menambahkan bahwa penguasaan teknologi sekarang menjadi faktor penentu daya saing aktor bisnis, terutama MSM. “Melalui agenda AI Connect, Telkom berkomitmen untuk mempercepat percepatan digital di berbagai sektor. Fokus kami adalah membangun ekosistem yang memberdayakan startup dan UMKM untuk mengenali dan mengintegrasikan teknologi seperti AI dalam bisnis mereka. Inisiatif ini adalah dukungan beton Telkom untuk pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” kata Patricia.

Webinar ini memberikan manfaat konkret bagi para peserta, mulai dari pemahaman praktis tentang penerapan AI dalam bisnis hingga kesempatan untuk berjejaring dengan praktisi industri. Diskusi interaktif dengan para ahli membuka wawasan baru tentang bagaimana teknologi AI dapat menjadi solusi strategis dalam menangani ketidakpastian pasar dan meningkatkan daya saing.

Di masa depan, Telkom Indonesia melalui program Indigo berkomitmen untuk terus menyajikan inisiatif berbasis inovasi yang mendukung pertumbuhan ekosistem startup teknologi. Melalui seri AI Connect, Indigo berharap untuk memperluas jangkauan literasi AI di Indonesia, mendorong kelahiran lebih banyak solusi digital, dan mempercepat transformasi ekonomi berdasarkan teknologi dengan cara yang berkelanjutan.

Tentang indigo

Indigo adalah program inkubasi dan akselerasi startup digital yang dimiliki oleh PT Telkom Indonesia (Persero) TBK yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. Melalui berbagai program pendukung, Indigo membantu startup digital mencapai potensi maksimal dan memperkuat daya saing mereka di pasar global.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB