Telkom Indonesia mendorong Technopreneur di masa depan untuk menerapkan AI

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai adopsi cepat kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor, generasi muda dihadapkan dengan tantangan baru, yaitu bagaimana menggunakan AI untuk menciptakan inovasi yang memiliki dampak positif. Untuk menjawab tantangan ini, Telkom Indonesia melalui program inkubasi dan akselerasi, Indigo, diadakan AI Connect X NSTB 2025. Sesi pendidikan ini membawa tema “Future Unlocked: Navigating AI & Tech untuk generasi wirausahawan berikutnya”, sebagai bagian dari pertempuran Science Gen Science (NSTB) berikutnya.

Diadakan secara online, acara ini menyajikan sesi pembicaraan ahli yang mengundang peserta untuk mengeksplorasi peluang dan risiko teknologi AI dalam konteks bisnis, kewirausahaan, dan pengembangan solusi digital. Beberapa pembicara yang hadir termasuk Abdul Majid Achmad Fuad (CEO & pendiri AMX UAV), Satia pradana (CEO & pendiri Bisnishack), dan Grasia Meliolla (Insinyur AI, Bigbox Telkom Indonesia), yang menyediakan wawasan praktis dari berbagai sektor industri.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mizan Lazuardi, pimpinan program indigohub/luar angkasa, melihat sesi ini sebagai kesempatan untuk mengeksplorasi potensi besar AI di Indonesia, terutama di Yogyakarta yang dikembangkan sebagai pusat inovasi. Menurut Mizan, aplikasi AI sekarang meluas ke berbagai sektor, seperti pertanian, logistik, pendidikan, dan layanan publik. Dia juga menekankan pentingnya generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi inovatif.

Patricia Eugene Gasperz, manajer senior Indigo Telkom, menyebut acara ini sebagai langkah konkret Indigo dalam memperluas inklusi digital. “Indigo ingin membuka wawasan generasi muda, terutama pengusaha tentang penggunaan AI untuk menciptakan inovasi dan solusi nyata,” kata Patricia. Patricia juga menekankan bahwa Indigo akan terus menyajikan program pendidikan yang memperkuat sinergi antara teknologi dan kewirausahaan.

Lebih dari sekadar forum diskusi, acara ini memberikan manfaat langsung bagi peserta untuk membangun pola pikir wirausaha berbasis teknologi dan meningkatkan literasi AI secara praktis. Dengan pendekatan kolaboratif, peserta tidak hanya mendapatkan inspirasi, tetapi juga arah konkret untuk menjawab tantangan transformasi digital.

Di masa depan, Indigo berharap bahwa AI Connect X NSTB dapat menjadi lebih ringan dari kelahiran solusi yang lebih inovatif dari generasi muda. Dengan sinergis teknologi, bisnis, dan semangat kewirausahaan, Telkom Indonesia melalui Indigo berkomitmen untuk mendukung penciptaan ekosistem startup yang adaptif, inklusif, dan siap untuk bersaing di tingkat global.

Tentang indigo

Indigo adalah program inkubasi dan akselerasi startup digital yang dimiliki oleh PT Telkom Indonesia (Persero) TBK yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. Melalui berbagai program pendukung, Indigo membantu startup digital mencapai potensi maksimal dan memperkuat daya saing mereka di pasar global.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB