Siapkan bakat adaptif untuk Era Industri 4.0: Universitas Binus @semarang dan Microsoft mendorong literasi AI melalui Elevile Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebutuhan dunia industri untuk bakat yang melek teknologi semakin mendesak, terutama di tengah -tengah percepatan transformasi digital dan revolusi industri 4.0. Tetapi di sisi lain, masih ada kesenjangan bakat yang signifikan, banyak lulusan tidak memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja digital saat ini. Ini adalah tantangan yang serius, terutama di bidang buffer ekonomi seperti Jawa Tengah, yang berkembang menuju kawasan industri modern.

Menjawab tantangan -tantangan ini, Binus University @semarang mengambil Microsoft Indonesia dan Greatnusa untuk menghadirkan Studium Generale di Binus University @semarang pada 8 Mei 2025 dengan tema “generasi AI berikutnya”. Kegiatan ini adalah bagian dari Program Nasional Elevile Indonesia, yang bertujuan untuk memberikan pelatihan AI gratis kepada 100.000 peserta dari berbagai latar belakang. Acara ini dihadiri oleh siswa Binus (Binusian), siswa sekolah menengah, dan siswa dari berbagai universitas di Semarang yang antusias mengeksplorasi wawasan baru tentang penerapan AI di Era Industri 4.0.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai kampus yang berfokus pada pengembangan bakat di bidang industri 4.0, Binus University @semarang memiliki komitmen yang kuat dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Program Elevile Indonesia adalah penghubung antara dunia pendidikan dan dunia industri, mendorong kolaborasi teknologi dan kreativitas untuk menghasilkan generasi adaptif yang siap untuk bersaing secara global.

“Sebagai kampus yang berfokus pada Industri 4.0, Binus University @semarang memiliki peran penting dalam melengkapi generasi muda dengan kemampuan adaptif terhadap perubahan teknologi. Kami tidak hanya mempersiapkan siswa untuk memahami AI, tetapi juga mendorong mereka untuk mengimplementasikannya secara kreatif untuk menjawab tantangan industri saat ini,” kata Direktur Bungut dari Dr. Fredy Purnomo, S.Kom.

Melalui sesi interaktif, peserta diperkenalkan dengan penggunaan teknologi seperti Microsoft Copilot yang tertanam dalam Word, Excel, PowerPoint, dan tim, alat bantu kolaboratif yang memperkuat sinergi antara manusia dan mesin dalam konteks kerja dan pembelajaran.

“Di tengah -tengah lanskap kerja yang berubah, keterampilan di bidang AI sekarang menjadi kunci untuk daya saing. Oleh karena itu, melengkapi generasi muda dengan pemahaman dan kemampuan AI telah menjadi kebutuhan untuk keberhasilan mereka sebagai individu dan kemajuan negara. Direktur AI Keterampilan Nasional Microsoft Indonesia.

Robby Susanto, produk VP dan kemitraan Greatnusa menambahkan, “Melalui Elevile Indonesia dan platform digital kami, kami ingin menjangkau lebih banyak orang baik anak -anak sekolah menengah, siswa, dan masyarakat umum sehingga mereka dapat diberdayakan dan bersaing di era digital.”

Komitmen Universitas Binus dalam mendorong literasi AI untuk menjadi bagian dari kontribusi nyata untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap untuk pergi ke industri masa depan. Melalui pendekatan berbasis teknologi, kolaborasi, dan relevansi industri, Binus University @semarang siap untuk mengambil peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia emas 2045.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program Elevile Indonesia, kunjungi:

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB