Setengah juta orang di Gaza di ambang kelaparan

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 01:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

London, (foto)

Sekelompok pemantauan kelaparan global mengatakan bahwa seluruh populasi strip Gaza tetap berisiko kelaparan parah dan bahwa setengah juta orang berisiko kelaparan, menggambarkan ini sebagai kerusakan yang signifikan sejak laporan terbaru mereka pada bulan Oktober.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah laporan oleh Integrated Food Safety Fase Initiative (IPC), yang dirilis pada hari Senin, mengatakan Jalur Gaza “masih dihadapkan dengan risiko kelaparan yang kritis” setelah lebih dari setahun menghancurkan perang, dengan sebagian besar sekitar 2,1 juta orang dengan risiko parah.

Penilaian IPC terbaru menganalisis fase dari 1 April hingga 10 Mei tahun ini dan memberikan proyeksi untuk situasi hingga akhir September.

Sebelumnya pada hari Senin, sebuah laporan oleh PBB -Nation -Nation -Nation -Nation Program Analisis Gambar Satelit menunjukkan bahwa hampir 81% lahan subur di Jalur Gaza telah mengalami penurunan tinggi dalam kesehatan dan kepadatan tanaman.

Laporan itu mengatakan bahwa penghancuran lahan pertanian disebabkan oleh penembakan yang sedang berlangsung, buldozing dan perang.

Kantor PBB untuk mengoordinasikan urusan kemanusiaan (OCHA) mengungkapkan bahwa kehidupan 2,1 juta orang di Jalur Gaza dipertaruhkan dan menyerukan akhir blokade makanan yang telah berlaku selama sembilan minggu.

Kantor PBB mengkonfirmasi bahwa stok rendah ketika blokade komprehensif Gaza memasuki bulan ketiga.

Untuk bagiannya, bantuan dan pekerjaan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan semakin lama blokade berlanjut, semakin besar kerusakan yang tidak dapat diperbaiki dalam kehidupan orang -orang yang tak terhitung jumlahnya.

Agensi mengkonfirmasi bahwa ribuan truk siap masuk, mencatat bahwa timnya di Gaza siap untuk memperluas ruang lingkup pengiriman.



RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB