Pt Len Industri (Persero), induk yang memegang Bumn Industri Pertahanan, mengadakan pertemuan balai kota 2025 dengan tema “memberdayakan tim, mengangkat visi” untuk memperkuat sinergi dan transparansi dalam mencapai visi perusahaan. Direktur Joga Dharma Setiawan menjelaskan strategi mewujudkan Asta Cita – 8 pilar teknologi termasuk kecerdasan buatan, radar, semikonduktor, satelit, dan cyber – dan pencapaian kinerja terbaru. Direktur Keuangan Yessy Kurnia Dyah W membahas pengembangan keuangan dan sumber daya manusia, sementara direktur operasi Iqbal Fikri menyoroti inovasi produk dan efisiensi operasional. Joga menekankan pentingnya kolaborasi untuk memperkuat industri pertahanan nasional, sementara Yessy dan Iqbal menghargai dedikasi karyawan dan sinergi operasional untuk target tahunan. Acara ini juga membahas kinerja 2024, termasuk pendapatan dan pertumbuhan kesejahteraan karyawan.
BANDUNG, 15 Mei 2025 – Pt Len Industri (Persero), induk yang memegang Bumn Industri Pertahanan mengadakan pertemuan balai kota pertama pada tahun 2025 dengan tema “memberdayakan tim, mengangkat visi”. Tema ini dinaikkan untuk memberdayakan tim yang solid dan kompeten untuk mencapai visi organisasi yang lebih tinggi dan lebih tinggi. Acara ini dihadiri oleh dewan direksi, manajemen, dan semua karyawan sebagai bentuk transparansi dan sinergi dalam mencapai visi perusahaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Agenda ini menyajikan dewan direksi sebagai pembicara utama, di mana Direktur Presiden Joga Dharma Setiawan menjelaskan strategi perusahaan dalam mewujudkan Asta Cita Pt Len Industri (Persero) dan pencapaian kinerja terbaru, diikuti oleh Direktur Pembangunan Keuangan, Portofolio & Manajemen SDM Yessy Kurnia Dyah WHO WHO yang mengendarai keuangan, pengangkatan portofolio, Kurnia, Kurnia, dan Direktur Portofoli Portofoli, Kurnia, Portofolio, Portofolio, Portofolio, dan Direktur Portofoli Portofoli. Operasi Fikri, dan Direktur Operasi Iqbal Fikri yang mengeksplorasi pencapaian operasional, Portofolio & Manajemen SDM Yessy Kurnia W, yang menyampaikan pengembangan keuangan, manajemen portofolio bisnis, dan program pengembangan SDM, serta direktur operasi Iqbal Fikri. dan inisiatif efisiensi untuk memperkuat daya saing perusahaan.
Pada kesempatan ini, Joga menekankan komitmen Pt Len Industri (Persero) untuk terus berinovasi dan berkontribusi untuk memperkuat industri pertahanan dan teknologi nasional. Astacita Pt Len Industri terdiri dari 8 pilar utama yang menjadi fokus dari pengembangan teknologi kami ke depan, mulai dari kecerdasan buatan, radar dan sistem perang elektronik, semikonduktor, perintah dan kontrol, teknologi satelit, sensor optik, keamanan cyber, hingga sistem non -isme.
“Pertemuan balai kota ini adalah momentum untuk menyelaraskan visi, mendorong inovasi, dan memperkuat komitmen kami sebagai Bumn Teknologi yang andal. Astacita yang kami miliki Kickoff Saya berharap ini bisa menjadi arah kita bersama di masa depan, “kata Joga Dharma Setiawan.
Selain itu, kinerja perusahaan juga dibahas sepanjang tahun 2024 hingga sekarang, termasuk pertumbuhan pendapatan, pengembangan proyek strategis, dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan. Acara yang juga merupakan tempat komunikasi dua arah menyoroti apresiasi yang disampaikan oleh Yessy Kurnia Dyah W pada dedikasi seluruh tim, serta penekanan Iqbal Fikri mengenai sinergi operasionalnya yang penting dalam mencapai target tahunan perusahaan, sambil memperkuat budaya transparansi dan kolaborasi di seluruh garis.
Tentang Pt Len Industri (Persero)
Tinjauan Pt Len Industri (Persero)
Pt Len Industri (Persero) adalah perusahaan yang dimiliki negara yang terlibat dalam elektronik. Berkantor pusat di Bandung, Pt Len Industri (Persero) saat ini menjadi orang tua yang memegang industri pertahanan ID. Didirikan pada 7 Oktober 1991, Pt Len Industri (Persero) menjadi perusahaan teknologi kelas dunia tepercaya dengan melaksanakan prinsip -prinsip dan menegakkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dalam kegiatan bisnis perusahaan.
Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id
—
RakyatPos Borneo










