Pemogokan Israel membunuh penduduk Lebanon di kota Houla

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beirut, (pic)

Satu orang mati syahid pada hari Selasa setelah pemogokan drone Israel di kota Houla di Lebanon Selatan, menandai pelanggaran lain terhadap perjanjian gencatan senjata.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut sumber keamanan Lebanon, kematian terjadi ketika drone menembakkan rudal ke sepeda motor di kota perbatasan Houla.

Kantor berita negara NNA mengkonfirmasi pemogokan itu, tanpa memberikan rincian tentang identitas korban.

Gencatan senjata yang rapuh telah terjadi di Lebanon sejak November 2024, mengakhiri serangan dan pertempuran kecil selama berbulan -bulan antara Israel dan Hizbullah -yang dimulai segera setelah Perang Genosida di Gaza dimulai pada Oktober 2023.

Namun, tentara pendudukan Israel masih melakukan serangan rutin di Lebanon, mengklaim itu menargetkan operasi dan infrastruktur Hizbullah.

Perjanjian gencatan senjata didasarkan pada penyelesaian Dewan Keamanan PBB 1701 yang mengatakan pasukan Lebanon dan pasukan penjaga perdamaian PBB harus menjadi kekuatan di Lebanon Selatan.

Di bawah perjanjian tersebut, Israel harus menarik semua pasukannya dari Lebanon Selatan, tetapi telah mempertahankan kehadiran militer di lima wilayah yang dianggap “strategis.”



RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB