Pembunuhan itu hanya akan memperkuat tekad pemuda yang menantang Tepi Barat

- Jurnalis

Sabtu, 10 Mei 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tepi Barat, (Foto)

Gerakan Hamas telah mengutuk kebijakan berkelanjutan Israel untuk membunuh pejuang perlawanan dan meningkatkan serangan terhadap warga Palestina di bank -bank barat yang diduduki, menyebut mereka berusaha untuk tidak disarankan untuk menekan gerakan perlawanan yang sedang berkembang.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebuah pernyataan, Hamas menekankan bahwa pembunuhan para pejuang baru-baru ini, terutama mengingat bahwa operasi baru-baru ini seperti menembak di dekat Jenin dan menyerang kendaraan di al-Khalil-jika hanya memperkuat penentuan pemuda Tepi Barat untuk berurusan dengan dan memerangi pekerjaan.

Gerakan ini menyesali kedua pejuang yang terbunuh: Noor Abdel Karim al-Baytawi dari Jenin dan Nabi Gheith Abdel dari Nablus, yang terbunuh dalam konfrontasi bersenjata setelah dikelilingi oleh pasukan Israel di sebuah rumah di Nablus Timur. Hamas memuji pasangan itu karena “pendirian heroik” mereka dan menekankan bahwa cermin hanya akan memicu perlawanan lebih lanjut, bukan memadamkannya.

Hamas meminta orang -orang di Tepi Barat untuk terus merangkul dan mendukung para pejuang pertempuran, dan mendesak kaum muda di wilayah itu untuk meningkatkan operasi mereka terhadap pasukan dan pemukim Israel, terutama mengingat apa yang digambarkan sebagai kejahatan Israel terhadap rakyat Gaza.

Menurut laporan, pasukan Israel membunuh Noor al-Baytawi, seorang komandan di Batalion Jenin, dan Abdel Hikmat Nabi, seorang pejuang yang dicari dari Nablus, setelah penembakan sengit di wilayah Ain Kakoub di timur Nablus. Para pejuang dilaporkan ditargetkan oleh drone yang penuh dengan ledakan.

Komunitas bulan sabit merah Palestina di Nablus kemudian mengkonfirmasi bahwa krunya menemukan sisa -sisa kedua martir dari puing -puing rumah yang bengkok, setelah penarikan pasukan Israel, yang mengaku memegang tubuh mereka.



RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB