Wakil Walikota Payakumbuh Elzadaswarman (dalam Haul Putih dan Hitam) bersama dengan ketua DPRD Wirman Putra dan sejumlah pejabat dan pemimpin masyarakat melambaikan tangan kepada para peziarah dari kandidat Kota Payakumbuh XII yang berangkat ke embarkasi Parang, Jumat (5/23/205). Kepergian peziarah disambut oleh suasana emosi oleh keluarga yang juga hadir di landasan pacu kuda Payakumbuh.
Payakumbuh – Sebanyak 174 Peziarah (JCH) dari Kota Payakumbuh yang merupakan anggota kelompok XII yang ditinggalkan untuk Tanah Suci sore ini, Sabtu (05/24/2025), melalui embarkasi Padang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ratusan penyembah secara resmi dibebaskan oleh pemerintah Kota Payakumbuh sehari sebelumnya, Jumat (05/23/2025), dalam prosesi yang penuh dengan emosi yang diadakan di daerah landasan pacu kuda Payakumbuh.
Sisam keluarga pecah untuk menemani kepergian para penyembah. Suasana menjadi lebih tenang ketika panggilan untuk berdoa digaungkan oleh Ustaz Zulwasri, menemani langkah -langkah para peziarah ke bus yang telah disiapkan.
Wakil Walikota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang hadir merilis kepergian para peziarah, menyampaikan pesan bahwa calon peziarah menjaga kesehatan dan kekompakan selama melakukan serangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Fokuskan hatimu untuk beribadah. Jauhkan keselamatan, patuhi aturan, dan selalu berkoordinasi dengan petugas. Berdoalah untuk kita yang tinggal di kota kelahiranku sehingga nanti kita juga memiliki kesempatan untuk melakukan ziarah,” kata Elzadaswarman.
Dia juga menekankan pentingnya peran kepala kelompok, pemimpin kelompok, dan kepala tim dalam memastikan layanan dan bantuan kepada para peziarah untuk berjalan secara optimal.
Pemerintah Kota Payakumbuh, katanya, berkomitmen penuh untuk memfasilitasi para penyembah, termasuk penyediaan armada bus besar lengkap dengan pengawalan ke Bandara Internasional Minangkabau.
“Mudah -mudahan semua peziarah akan diberi kehalusan dan kembali ke tanah air sebagai haji yaitu Mabrur,” katanya.
Kepala Kementerian Agama Kota Payakumbuh (Kemenag), Hendri Yazid, mengatakan bahwa tahun ini partainya menerapkan sejumlah inovasi layanan untuk memuliakan para tamu Tuhan.
“Kami menjemput para peziarah langsung ke rumah. Bahkan untuk para penyembah tua, kami berlabuh langsung dari rumah mereka. Demikian juga, ketika kami pulang nanti, kami akan membawanya ke rumah kami masing -masing,” kata Hendri.
Dari total 194 JCH dari Payakumbuh City, 20 penyembah lain yang termasuk dalam kelompok XV akan berangkat Rabu (05/30/2025).
Peziarah tertua tahun ini dicatat atas nama Nurbaiti Bahar Darwis (86) dari Koto Panjang Dalam, sedangkan yang termuda adalah Jihan Athaaya Alvinda (19) dari Parik Rantang.
Juga menghadiri prosesi rilis, ketua Payakumbuh City DPRD Wirman Putra, Asisten II Wal Asri, Asisten III Ifon Satria Chan, Sejumlah Kepala OPD, dan keluarga jamaah yang luas. (merah)
—
Editor: Rachmail Gucci
Sumber Berita: Bagian Kesejahteraan Payakumbuh Setdako, Kementerian Agama Kota Payakumbuh
RakyatPos Borneo










