Peneliti Stanford mengaitkan gempa bumi Campi Flegrei dengan tekanan air tanah, bukan magma. Mengelola aliran air dapat mengurangi risiko seismik di wilayah tersebut. Sejak 2022, Italia selatan telah mengalami kawanan gempa bumi yang semakin kuat, menempatkan ratusan ribu orang yang berisiko di wilayah gunung berapi Campi Flegri, di mana tanah itu perlahan -lahan naik dan turun. Sebagai (…)
Jaringan risalahpos.com
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jaringan RakyatPos.id.com
—
RakyatPos Borneo










