Magang di Mitsubishi Fuso Jepang, Mahasiswa Budaya Populer Binus Binus terbukti siap menghadapi dunia industri global

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Binus Culture (JPC) Jepang sekali lagi menunjukkan perannya sebagai program studi yang tidak hanya menarik secara akademis, tetapi juga mampu membuka peluang global nyata bagi para siswanya. Salah satu bukti adalah bahwa sebenarnya datang dari Farhan Bustami, atau akrab bernama Farbus, program mahasiswa budaya populer Jepang Binus University Class 2025 yang saat ini sedang menjalani program magang di perusahaan otomotif top dunia, Mitsubishi Fuso Truck dan Bus Corporation di Kota Kawasaki, Prefektur Kanagawa, Jepang.

Kegiatan Magang Farhan di Jepang

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam program magangnya, Farhan ditempatkan di divisi pengadaan dan diyakini melakukan peran sebagai pembeli yang bertanggung jawab untuk memilih dan membeli komponen kendaraan berkualitas tinggi untuk mendukung proses perakitan.

“Pekerjaan saya seperti memasak nasi goreng,” canda Farhan, “mencari bahan -bahan terbaik dengan harga yang efisien sehingga hasilnya maksimal. Demikian juga dengan komponen kendaraan yang saya pilih.”

Tidak hanya terlibat langsung dalam proses bisnis global, Farhan juga menerapkan semua pengetahuan dan keterampilan yang ia peroleh selama studinya di Binus Culture Binus University, mulai dari keterampilan bahasa Jepang, pemahaman budaya pop dan sosiologi Jepang, hingga komunikasi bisnis sesuai dengan norma -norma perusahaan Jepang. Pengetahuan ini telah terbukti menjadi ketentuan yang berharga dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja di Jepang, yang dikenal sebagai standar etika kerja yang lebih disiplin.

“Segala sesuatu yang saya pelajari di Culture Popular Culture Binus University mulai dari cara menulis email formal, bertukar kartu nama, untuk memahami budaya kerja kolektif benar -benar berlaku di sini,” kata Farhan.

Sebagai mantan ketua Asosiasi Siswa Sastra Jepang ke -21 Binus University, Farhan juga aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan soft skill. Di JPC Binus, siswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga didorong untuk aktif di komunitas seperti klub taiko, band J-pop, ke klub percakapan, yang memperkaya semua pengalaman belajar dan praktik bahasa Jepang.

Pengalaman magang di Mitsubishi Fuso menjadi momentum penting bagi Farhan untuk memperkuat karir mimpinya di industri otomotif Jepang. Sejak kecil, ia memang memiliki minat pada dunia otomotif, dan kesempatan ini telah menjadi batu loncatan besar menuju masa depan yang ia cita -citakan.

“Magang ini tidak hanya memperkaya CV saya, tetapi juga mengklarifikasi arah karier yang ingin saya jalani. Saya merasa lebih percaya diri dalam menghadapi dunia industri setelah lulus,” katanya.

Pesan untuk kandidat Binusia

“Jika Anda tertarik pada bahasa dan budaya Jepang, Universitas Binus Binus Populer Jepang adalah tempat yang tepat. Di sini Anda tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga dipersiapkan dengan jelas untuk dunia profesional. Jangan ragu untuk memulai langkah Anda dari sini!”

Melalui kurikulum yang terus disesuaikan dengan kebutuhan industri dan kondisi aktual Jepang, ditambah dengan dukungan dari program pengayaan, Budaya Populer Binus Universitas terbukti sebagai program studi yang mencetak bakat yang siap memasuki dunia profesional.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB