Ledakan! KAI & Mika Next Class: Kai mendorong UMKM untuk naik di kelas melalui pelatihan dan tantangan digital

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta API Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui program pelatihan dan pemberdayaan berjudul Boom! Kai (Mitra Bisnis Optimal Turnover-Kai) dan Mika Next Class!. Program ini menargetkan aktor MSM untuk memperkuat daya saing dan memperluas kapasitas bisnis mereka di era digital.

Kegiatan ini diadakan secara online pada 28-30 April 2025 dan dihadiri oleh lebih dari 300 UKM dari berbagai wilayah di Indonesia. Dengan pendekatan pelatihan interaktif dan tantangan video dengan hadiah, program ini menjadi ruang pembelajaran dan self -actualization yang inklusif untuk MSM yang dibantu Kai.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui Boom! Kai dan Mika Kelas Berikutnya!, Kami ingin menjawab tantangan UMKM hari ini mulai dari adopsi teknologi, manajemen keuangan, hingga pemasaran digital. Ini bukan hanya pelatihan, tetapi investasi di masa depan untuk MSMS naik di kelas,” kata EVP dari Sekretaris Perusahaan Kai Raden Agus Dwinanto Budaadji.

Boom webinar! Kai sendiri dibuka oleh wakil presiden CSR Kai Sandra Pridaswara yang menekankan pentingnya transformasi kapasitas aktor MSME untuk beradaptasi di tengah -tengah perubahan pasar dan percepatan digitalisasi.

Selama tiga hari, peserta menerima pelatihan dari praktisi terkemuka seperti Nur Anugerah (pendiri Generasi Mampu), Sandy Sutawiguna (Konsultan Pemasaran Digital), dan DWI Prayoga (pendiri Konseling Seni). Materi yang disajikan meliputi strategi manajemen lintas -generasi, pemasaran digital berbasis AI, serta manajemen keuangan dan Cashflow MSM.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mengasah kreativitas MSMS melalui tantangan video yang mendorong peserta untuk membuat konten promosi digital dari produk mereka di platform Instagram dan Tiktok.

Dalam tantangan ini, peserta diminta untuk membuat video 1 menit 30 detik yang menampilkan produk unik (titik penjualan unik) dari MSM mereka, lengkap dengan promosi dan bundling yang ditujukan untuk generasi muda. Video diunggah dengan tagar dan menyebutkan sesuai dengan ketentuan, tanpa menggunakan iklan berbayar.

Tiga pemenang terbaik akan mendapatkan hadiah total RP. 6 juta dan sertifikat resmi yang dapat digunakan untuk mengambil bagian dalam pelatihan dan pameran Kai UMKM berikutnya. Selain itu, Kai juga menyediakan voucher belanja senilai RP. 250.000 untuk peserta aktif lainnya diumumkan pada 10 Mei.

Program ini juga memperkenalkan Aplikasi Crushing MSM, platform digital yang dikembangkan sebagai bagian dari program penguatan MSME Kementerian SOE. Aplikasi ini membantu bisnis untuk memetakan kebutuhan bisnis dan merancang strategi pertumbuhan berbasis data.

Kegiatan ini adalah bagian dari implementasi program Bumn Social and Environment (TJSL) yang dibawa Kai. Semua kegiatan gratis dan dapat diikuti oleh UMKM dari berbagai latar belakang bisnis.

“UMKM yang kompetitif akan menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Kai hadir tidak hanya sebagai moda transportasi, tetapi juga sebagai mitra pertumbuhan UMKM menuju kelas nasional dan global,” Agus menyimpulkan.

Melalui Boom! Kai dan Mika Kelas Berikutnya!, Kai berharap bahwa MSM tidak hanya akan bertahan di tengah -tengah tantangan, tetapi juga menghabiskan masa depan dengan strategi bisnis yang terstruktur, adaptif, dan berbasis digital.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB