Lapas Tanjung Pati melakukan program pemberdayaan untuk warga negara target, mendukung program percepatan Menteri Imigrasi dan Koreksi dan Presiden Asta Cita Republik Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, RakyatPos.id – Mendukung dan mewujudkan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Koreksi serta Presiden Asta Cita Republik Indonesia, Tanjung Pati IIB Lapas di Kota Payakumbuh telah melakukan beberapa program yang berkaitan dengan pemberdayaan warga negara yang dipupuk yang dapat mendukung dan menyadari harapan menteri imigrasi dan koreksi.

Tanjung Pati Class IIB Lapas yang memiliki area bangunan hanya sekitar 3.300 m2 yang menampung sebanyak 285 pemasyarakatan yang dipupuk penduduk (WBP) tentu saja ini adalah gambaran bahwa Tanjung Pati Lapas telah berlebihan kapasitas.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Penitentiary Lemabaga (Kalapas), Julius Barus terus selalu memotivasi semua WBP untuk tetap aktif dan produktif meskipun tubuh dibatasi oleh dinding penjara yang tinggi.

“Memasuki tiga bulan saya menjabat sebagai kalapas di Lapas Tanjung Pati, beberapa program yang mencalonkan diri sebagai forum untuk bimbingan bagi penduduk target dan untuk mendukung dan mewujudkan Presiden Asta Cita dari Republik Indonesia dan program akselerasi dari Menteri Imipas, pertama -tama. Kami saat ini juga melakukan pengembangan dalam Program Fasilitas dan Fasilitas Pendidikan (SAE) yang memberdayakan penduduk yang dipupuk untuk melakukan kegiatan pertanian, ternak, dan lokakarya Dum Truck.

Kepala Bagian Keamanan dan Administrasi Ordo (Kasiminkamtib), Taufiqurrahman juga menjelaskan bahwa semua kegiatan pembangunan yang dipupuk adalah fasilitas pendidikan baik di dalam penjara maupun yang di luar penjara, semuanya tetap di bawah pengawasan para petugas.

LaPas Tanjung Pati dengan layanan dan pelatihan yang mendukung keterampilan warga target, harapan ini akan menjadi sesuatu yang dapat memotivasi mereka (memupuk warga negara) untuk terus meningkatkan dan tidak kembali untuk melakukan hukum. (@dy/rls)

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB