Kedutaan Besar India disorot oleh penguatan kerja sama teknologi India-India dalam kepemimpinan kelas master dengan ketua Tata Communications N. Ganapathy Subramaniamiam

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 29 April 2025 – Kedutaan Besar India di Indonesia merasa terhormat untuk dapat mendukung dan berpartisipasi dalam acara kepemimpinan bergengsi yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang India india (Indcham), yang menghadirkan ketua Komunikasi Tata dan jaringan Tejas, N. Ganapatathy subramanam. Acara ini berlangsung di Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Minggu (27/27/2025) dengan tema “itu untuk AI-havigasi perbatasan berikutnya”, dan dihadiri oleh para pemimpin terkemuka dari bisnis Indonesia dan Diplomatik, teknologi dan komunitas diplomatik.

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menyampaikan pidato kunci yang menekankan kerja sama bilateral yang kuat yang berkembang antara India dan Indonesia, terutama di bidang teknologi informasi, inovasi digital, dan teknologi baru seperti kecerdasan buatan (kecerdasan buatan). Duta Besar Chakravorty mengkonfirmasi komitmen India untuk mendorong pertukaran pengetahuan dan pertumbuhan kolaboratif, sejalan dengan ambisi Indonesia dalam transformasi digital.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, N. Ganapathy Subramaniam berbagi wawasan dari perjalanan karirnya selama empat dekade di Layanan Konsultasi (TCS), menggambarkan pertumbuhan transformatif sektor TI India dan dampaknya pada industri global. Dia menyoroti peluang besar yang disajikan oleh kecerdasan buatan, serta mengundang para pemangku kepentingan untuk mengadopsi inovasi dengan tanggung jawab dan visi yang jelas.

Acara ini juga menampilkan sesi diskusi yang menarik antara N. Ganapathy Subramaniam dan Manish Kasliwal, seorang pemimpin senior di sektor telekomunikasi. Diskusi ini memberikan perspektif yang berharga tentang kepemimpinan, ketajaman strategi, dan bagaimana menangani gangguan teknologi. Sesi ini diikuti oleh dialog interaktif dengan para peserta, memberikan kesempatan bagi penonton untuk belajar langsung dari pengalaman luas N. Ganapathy Subramaniam.

Sebagai penghormatan untuk kunjungan dan kontribusi N. Ganapathy Subramaniam, Duta Besar Chakravorty bersama dengan perwakilan senior Indcham yang menyerahkan suvenir khusus. Acara itu kemudian ditutup dengan makan malam yang memperkuat hubungan antara komunitas profesional India dan Indonesia.

Kedutaan besar India menyatakan apresiasi tertinggi terhadap Indcham atas upayanya dalam memajukan kerja sama ekonomi India-India, serta mengakui dukungan yang diberikan oleh kelompok Kohininoor dan telekomunikasi seluler Rajawali. Kedutaan itu juga berterima kasih kepada Manish Kasliwal atas peran pentingnya dalam memfasilitasi inisiatif penting ini.

Kedutaan Besar India menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat keterlibatan multifaser dengan Indonesia, terutama di sektor -sektor vital seperti inovasi, kewirausahaan, dan pembangunan berkelanjutan.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB