Padang Panjang – Kecelakaan tunggal yang melibatkan bus antar -sumatran (ALS) jurusan Medan – Bekasi terjadi di daerah Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, Selasa (6/5/2025) pagi. Insiden mematikan ini menyebabkan 12 penumpang mati dan 22 lainnya menderita luka -luka.
Kepala unit lalu lintas polisi Padang Panjang (Satlantas) melalui pernyataan resminya mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB ketika bus melintasi rute dan menikung dengan tajam di daerah Bukit Surungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut ini adalah daftar 12 kematian yang berhasil diidentifikasi:
-
Untuk Silaen (30), penduduk desa Lumban Pinasa, Distrik Habinsaran, Kabupaten Toba, Sumatra Utara
-
Aryudi (38), penduduk desa Bangun Sari, distrik Tanjung Morawa, Deli Serdang Regency, Sumatra Utara
-
Nurul Mayasari (30), seorang penduduk desa Banglas Barat, distrik Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau
-
Meleaki Sinaga (74), seorang penduduk desa Dolok Negeri, distrik Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara
-
Desrita Nainggolan (50), penduduk desa Sipolha Horisan, distrik Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara
-
Romaida Sitanggang (74), penduduk desa Sipolha Horisan, distrik Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara
-
Karmina Gultom (74), seorang penduduk desa Dolok Negeri, Distrik DoloK Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara
-
Etrick Gustaf Wenas (26), penduduk desa Kebagusan, Distrik Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan
-
Sri Rejeki (38), penduduk desa Bencahlesung, Distrik Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau
-
Panel Rema andini (1,5 tahun)
-
Panel Rehan Naufal (6 tahun)
-
Risiko Agustini Lubis (32)
Tiga korban terakhir adalah satu keluarga yang juga menjadi penumpang bus yang tidak beruntung.
Sementara itu, kru bus yang sedang bertugas ketika kecelakaan itu terjadi termasuk pengemudi utama Muhammad Seu Sibuah (50) dan pengemudi cadangan Zulhanuar (44), keduanya berdomisili di Medan. Dua kernet bernama Feri Sanan (32) dari Mandailing Natal dan Putra Irwandi (34) dari Penyabungan juga ada di bus.
Sampai sekarang, polisi masih melakukan penyelidikan terkait dengan penyebab kecelakaan yang tepat. Semua korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Regional Padang Panjang, dan keluarga telah dihubungi untuk identifikasi lebih lanjut.
Kecelakaan ini telah menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar tempat kejadian mengingat waktu kejadian yang bertepatan dengan jam sibuk di pagi hari. (merah)
—
Editor: Rachmail Gucci
Sumber Berita: Kantor Polisi Padang Panjang
RakyatPos Borneo










