Kai memperkuat komitmen keselamatan melalui sertifikasi Operasional

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta API Indonesia (Persero) menekankan komitmennya terhadap keselamatan perjalanan kereta api melalui sertifikasi untuk semua petugas operasional. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa petugas KAI telah memenuhi persyaratan kompetensi yang ditetapkan oleh pemerintah untuk operasi kereta api.

“Keselamatan adalah prioritas utama Kai. Sertifikasi untuk petugas operasional adalah manifestasi konkret dari komitmen Kai untuk memastikan bahwa setiap perjalanan kereta api berlangsung dengan aman dan aman,” kata wakil presiden hubungan masyarakat Kai, Anne Purba.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas operasional yang dipertanyakan meliputi berbagai jalur penting dalam pengoperasian kereta api, mulai dari kru kereta api (ASP) atau masinis, regulator perjalanan kereta api (PPKA), kontrol perjalanan kereta api yang terpusat (PPKT), Pengawas Peron (PAP), Petugas Rumah Sinyal (PRS), Langsir Petugas (PLR), pengendalian kereta api pusat pusat (PRS).

Hingga Maret 2025, sebanyak 9.456 petugas atau sekitar 95% dari total 9.942 petugas operasional Kai memiliki sertifikasi yang mengantongi. Sementara itu, 486 petugas yang tersisa atau sekitar 5% sedang dalam proses menyerahkan sertifikasi kepada Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) sebagai regulator yang diizinkan untuk mengeluarkan sertifikasi.

“Sertifikasi ini adalah bukti pengakuan keterampilan yang dimiliki oleh petugas Kai dari pemerintah,” kata Anne.

Khusus untuk kru fasilitas kereta api (ASP) atau masinis, dari total 4.193 masinis yang dimiliki oleh Kai, 3.931 masinis atau 94% memiliki sertifikat. 262 yang tersisa adalah kandidat untuk hasil perekrutan terbaru yang saat ini sedang menjalani pelatihan dan penyerahan sertifikasi.

“Sebelum memulai layanan, setiap masinis diharuskan menjalani penilaian yang dilakukan oleh pengawas. Salah satu aspek penting yang diperiksa adalah kepemilikan dan periode validitas sertifikasi. Jika periode validitas digunakan, masinis yang bersangkutan tidak diizinkan bekerja sampai proses penyuluhan selesai.

Tidak hanya masinis, semua petugas Kai yang terlibat dalam operasi kereta juga memiliki sertifikasi sesuai dengan bidang pekerjaan masing -masing. Selain itu, Kai secara teratur melakukan pengujian keterampilan untuk memastikan petugas memahami dan melaksanakan tugas mereka sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kai akan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang operasional melalui sertifikasi dan pelatihan yang berkelanjutan. Upaya ini adalah bagian dari komitmen Kai untuk selalu memprioritaskan keselamatan untuk keselamatan dan kenyamanan semua pelanggan kereta,” pungkas Anne.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB