Kadin Indonesia Trading House melimpah Exportasi Meet UP 2025: Ekspansi Global Pasar di Bandung, Jawa Barat

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia adalah rumah bagi lebih dari 60 juta eksportir, yang berkontribusi besar pada penciptaan lapangan kerja, produk domestik bruto (PDB), dan inovasi nasional. Meskipun peran eksportir sangat vital dalam perekonomian, banyak dari mereka menghadapi hambatan yang signifikan ketika mencoba menembus pasar internasional. Tantangan -tantangan ini termasuk kurangnya pemahaman tentang peraturan ekspor, kurangnya koneksi langsung dengan pembeli asing, kesulitan dalam memenuhi standar internasional, dan keterbatasan dalam penggunaan alat perdagangan digital. Dengan semangat memperkuat jaringan aktor ekspor Indonesia, acara ini dirancang untuk memberikan wawasan yang lebih dekat tentang tren ekspor, peluang pasar global, dan strategi ekspansi perdagangan melalui platform digital.

Acara ini akan dimulai dengan pidato utama dari Nining Yuliastiani, kepala industri dan kantor perdagangan Provinsi Jawa Barat, yang akan memberikan berbagai strategi dan upaya pemerintah daerah dalam mendukung bisnis lokal untuk memperluas pasar ke tingkat internasional.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah pidato keynote, seminar akan secara resmi dibuka oleh Esther Cesie Mandagi, Direktur Rumah Perdagangan Kadin Indonesia, yang akan memberikan pidato tentang pentingnya kolaborasi antara aktor bisnis, pemerintah, dan sektor swasta dalam memperluas jaringan perdagangan ekspor. Seluruh rangkaian acara akan dipandu oleh Mutia Safitri, CEO Konsultan MS (Fasilitator Ekspor), yang bertindak sebagai moderator untuk memastikan jalannya diskusi adalah dinamis dan penuh inspirasi dan juga sebagai pengisi

Seminar ini akan menghadirkan Deden Muhammad, direktur pengembangan ekspor produk manufaktur dari Kementerian Perdagangan Indonesia, yang akan membahas peluang besar produk manufaktur Indonesia di pasar global. Selain itu, Muhammad Fahmi Zaenal Abidin, pendiri & CEO dari empat perusahaan ekspor yang sukses dan mitra tepercaya Alibaba.com selama tujuh tahun, akan berbagi pengalaman langsung dalam membangun bisnis ekspor berbasis digital. Agus Cipto, wilayah penjualan perdagangan Bandung dari bank -bank Islam Indonesia, akan memberikan wawasan terkait solusi pembiayaan berbasis Syariah yang dapat memperkuat kinerja ekspor nasional. Sementara itu, Steven Wangsa Wangsa Wirahardja, Pengembangan Bisnis & Manajer Saluran Alibaba.com Indonesia, akan meninjau strategi keberhasilan mencapai pasar global melalui platform e-commerce internasional. Menyelesaikan jajaran pembicara, Abdul Sobur, ketua Asosiasi Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) provinsi Jawa Barat, akan berbicara tentang tantangan dan peluang ekspor dari perspektif pemain industri regional.

Serangkaian kegiatan dalam acara ini mencakup sesi dengan tema “wawasan tentang tren ekspor, peluang pasar, dan perluasan perdagangan digital” yang akan melengkapi peserta dengan pemahaman komprehensif tentang kondisi terbaru dan potensi pasar internasional. Diikuti oleh sesi TalkShow interaktif berjudul “Panduan Ekspor: Strategi Menang di Dunia Perang Perdagangan”, yang akan membawa para praktisi dan aktor ekspor berhasil berbagi strategi konkret. Selain itu, akan ada sesi khusus mengenai “cara menghitung biaya ekspor dan harga jual” untuk memperkuat aspek teknis peserta dalam menentukan strategi harga produk ekspor. Acara ini akan ditutup dengan sesi jaringan untuk membuka peluang untuk kolaborasi dan kemitraan bisnis langsung antara peserta.

Acara ini adalah hasil dari kolaborasi dan dukungan penuh dari berbagai pihak yang memiliki visi yang sama dalam mendorong pertumbuhan ekspor nasional. Di antaranya adalah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Indag West Java (Departemen Industri dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat), Alibaba.com, Konsultan MS, Mekari, menemukan keindahan Indonesia, dan bank -bank Islam Indonesia, yang berkontribusi pada pengembangan potensi ekspor Indonesia melalui penggunaan teknologi, dan pendidikan, dan pendidikan.

Tentang Pt Kapangan Trade Indonesia (Kadin Ith)

PT Kapangan Perdagangan Indonesia (Kadin Indonesia Trading House) adalah komponen strategis dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia yang bertujuan untuk membangun jaringan dan ekosistem yang komprehensif untuk memasarkan produk dan layanan Indonesia di pasar global. Kami bekerja dengan berbagai mitra strategis untuk meningkatkan ekosistem ekspor Indonesia, menarik investor asing, dan mempromosikan pariwisata Indonesia di seluruh dunia.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB