Film komedi terbaru “Cocote Tonggo” siap ditayangkan di bioskop mulai Mei 1525

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Film Tobali dengan Skak Studios dengan bangga mempresentasikan film terbaru berjudul Cocote Tonggo, sebuah film drama keluarga dengan sentuhan komedi tebal, menetapkan kehidupan komunitas lokal Solo, Central Java. Film ini akan mulai ditayangkan secara bersamaan di semua teater Indonesia pada 15 Mei 2025.

Disutradarai oleh Batang Skak dan didukung oleh Sahli Himawan sebagai eksekutif produser, dan juga Utojo Sutjiutama, Roro Sinduretno Soenardjo. Cocote Tonggo menyajikan cerita yang jenaka tetapi penuh makna tentang kehidupan tetangga dan tekanan sosial yang sering muncul di masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ringkasan

Apa yang terjadi jika seorang suami dan istri yang menjual obat herbal kesuburan belum memiliki keturunan?, Luki dan murni menjadi bahan warga karena mereka menjual ramuan kesuburan tetapi tidak memiliki anak. Untuk menyimpan prestise dan keberlanjutan toko warisan keluarga, mereka melakukan berbagai cara untuk menyelamatkan reputasi keluarga dan citra pasangan yang ideal. Dari sini, berbagai konflik dimulai.

Film Cocote Tonggo sepenuhnya dikerjakan di kota Solo, dengan set di daerah Laweyan dan beberapa lokasi lain di sekitar kota Solo yang menghadirkan nuansa hiperlokal yang kuat dan otentik. Beberapa dialog dalam film menggunakan Jawa Mataraman Solo. “Film ini lebih dari sekadar hiburan.

Cocote Tonggo touched social reality about public pressure and how we could deal with it, even with laughter, “said Bayu Skak. The film was starring in a row of famous actors and actresses such as Dennis Adhiswara, Ayushita, Asri Welas, Bayu Skak, Sundari Soekotjo, Ika Dihardjo, Devina Aureel, Marwoto, Yati Psek, Brilliana Arfira, Wulan.

Kolaborasi dua rumah produksi yang kuat

Kolaborasi antara SKAK Studios dan Tobali Film menjadi kekuatan utama film ini. SKAK STUDIOS, yang didirikan oleh Bayu Skak dengan Ricky Ramadhan Setiyawan dan Henny Myranda Nusaputri, dikenal sebagai rumah produksi yang secara konsisten mengangkat cerita -cerita lokal melalui drama dan lokasi karakter lokal, seperti di film Sekawan Limo, Yowis Ben dan serial Lara Ati yang hebat di platform OTT.

Sementara itu, Tobali Film adalah reinkarnasi dari film Tochali Indah yang didirikan pada tahun 1968. Di bawah kepemimpinan Sahli Himawan sejak tahun 2024, Tobali Film kembali ke jalur produksi film layar lebar setelah satu dekade berfokus pada opera sabun dan serial televisi. Cocote Tonggo menjadi film layar lebar pertama yang dihasilkan dari kolaborasi film Tochali dengan SKAK Studios.

Tidak berhenti di Cocote Tonggo, Tobali Film telah menyiapkan 10 film layar lebar lainnya yang akan segera diproduksi, termasuk Amin tanpa keyakinan yang telah selesai. Sahli Himawan menekankan komitmen film Tochali untuk terus menghasilkan karya -karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga penuh dengan nilai -nilai budaya dan pendidikan.

Dengan kombinasi kekuatan cerita, budaya lokal, komedi segar, dan kolaborasi dua rumah produksi yang hebat, Cocote Tonggo siap mencuri hati penonton Indonesia. Tonton di bioskop mulai Mei 1525, dan bersiap -siap untuk tertawa, disentuh, dan renungkan hubungan kami dengan tetangga.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB