Eratani dan Tokio Marine Indonesia bersinergi melalui program asuransi pertanian padi dan asuransi kecelakaan kerja untuk perlindungan petani

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 03:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pt eratii Teknologi Nusantara, sebuah perusahaan Agritech yang menyediakan solusi pertanian yang komprehensif dari hulu hingga hilir, memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kerja sama strategis dengan PT Asuransi Tokio Marine Indonesia (TMI). Kolaborasi ini bertujuan untuk menyajikan Program Asuransi Pertanian Padi (AUTP) untuk memberikan perlindungan keuangan bagi petani dari risiko kegagalan tanaman sambil menyediakan asuransi kecelakaan kerja bagi petani. Pengajuan fasilitas asuransi secara simbolis dilakukan oleh Andrew Soherman, pendiri dan CEO ERATANI, bersama -sama dengan Sancoyo Setiabudi, Direktur Presiden TMI, pada hari Selasa, 6 Mei 2025, sebagai bentuk komitmen bagi kedua belah pihak dalam mendukung keberlanjutan sektor agrika Indonesia.

Perubahan iklim yang ditandai oleh peningkatan suhu global adalah tantangan nyata bagi sektor pertanian, terutama di negara -negara agraria seperti Indonesia. Berdasarkan data dari 117 stasiun pengamatan dari Meteorologi, Klimatologi dan Badan Geofisika (BMKG), suhu rata -rata nasional pada tahun 2024 dicatat pada 27,5 ° C, jumlah tertinggi sejak rekaman dimulai pada tahun 1981. Kenaikan suhu ini memiliki dampak serius pada pertanian, karena hal itu meningkatkan risiko kegagalan tanaman karena lebih baik. Tanpa upaya untuk beradaptasi, kondisi ini dapat memperburuk krisis pangan nasional dan mengganggu ketahanan pangan jangka panjang.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, data tentang Badan Statistik Pusat (BPS) pada tahun 2024 menunjukkan bahwa 87,31% pekerja di sektor pertanian Indonesia diklasifikasikan sebagai pekerja informal. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa proses budidaya padi memiliki berbagai tantangan bagi petani, seperti pekerjaan fisik yang secara fisik menguras tenaga, ancaman cuaca ekstrem, dan risiko tak terduga lainnya.

Menanggapi dua tantangan, Eratani Dibuat dengan TMI untuk menghadirkan solusi perlindungan komprehensif yang mencakup asuransi pertanian padi dan asuransi kecelakaan kerja. Kolaborasi ini adalah bentuk kerja sama yang unggul karena tidak hanya melindungi hasil, tetapi juga terhadap keselamatan dan kesejahteraan petani. Selain itu, kerja sama ini juga memberikan nilai tambah untuk lembaga pembiayaan yang merupakan mitra eratii, termasuk perbankan dan platform peer-to-peer Pinjamandengan menyediakan Kenyamanan tambahan Dalam mengurangi risiko dan mempertahankan kelancaran pembayaran petani.

“Kami memahami bahwa petani menghadapi ketidakpastian setiap musim, dengan risiko kegagalan tanaman yang selalu hadir kapan saja. Melalui program AUTP ini, kami ingin memberikan rasa aman sehingga mereka dapat dibudidayakan secara optimal tanpa khawatir tentang kerugian karena perubahan iklim. Selain itu, aktivitas pertanian yang penuh dengan risiko juga lebih banyak perlindungan sehingga bahwa petani dan keluarga mereka merasa lebih tenang,”

Sementara itu, Sancoyo Setiabudi, Direktur Presiden TMI, menambahkan, “Kami bangga menjadi bagian dari inisiatif strategis ini dengan ERatani. Dengan pengalaman dan keahlian TMI di bidang asuransi, kami berharap dapat memperluas akses ke perlindungan bagi petani Indonesia, sehingga mereka lebih siap dalam menangani berbagai uang di lapangan.”

Melalui program asuransi ini, ERATANI memupuk petani akan mendapatkan perlindungan terhadap kerusakan tanaman karena bencana alam seperti kekeringan, serangan hama, dan risiko lain yang terdaftar dalam polis tersebut. Selain itu, mereka juga mendapatkan asuransi kecelakaan kerja yang mencakup risiko kecelakaan, kecacatan permanen, dan kematian saat melakukan kegiatan pertanian. Program ini akan diimplementasikan secara bertahap di berbagai bidang operasional eratani dan diharapkan bahwa skema ini tidak hanya akan memberikan manfaat dalam proses penanaman lahan, tetapi juga untuk memastikan keamanan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Tentang pt eratii teknologi nusantara

Didirikan pada tahun 2021, Eratani adalah perusahaan teknologi pertanian terintegrasi yang berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui solusi inovatif dan pendekatan berbasis teknologi. Dengan memfasilitasi akses ke pendanaan, pengetahuan, teknologi, input pertanian berkualitas tinggi, dan peluang pasar, eratani memberdayakan petani untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan jangka panjang. Melalui integrasi ekosistem yang mencakup seluruh rantai nilai pertanian dari hulu ke hilir, Eratani mendorong efisiensi dan memperkuat keberlanjutan sektor pertanian.

Eratani telah bekerja dengan lebih dari 34.000 petani di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Dengan dukungan komprehensif, petani dapat meningkatkan hasil produksi hingga 29%. Sebagai dorongan ekosistem, Eratani telah bermitra dengan 600 kios pertanian dan 70 unit penggilingan padi, memperkuat perannya dalam rantai nilai pertanian. Untuk dampak yang dihasilkannya, Eratani telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Global Startup Awards, Asean Startup Awards, NTT Startup Challenge 2024, dan G20 Digital Innovation Alliance pada tahun 2023.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB