Dukung Industri Permainan Indonesia: Universitas Binus melalui Jakarta Gamefest untuk menjadi pelopor festival game di arena universitas

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teknologi dan industri permainan terus menunjukkan pertumbuhan yang cepat di tingkat global dan nasional. Sebagai salah satu pasar potensial di Asia, jumlah gamer, pengembang, dan industri kreatif digital di Indonesia terus meningkat secara signifikan. Tren ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk terlibat secara aktif, baik sebagai pemain maupun pencipta dalam ekosistem teknologi dan permainan.

Menjawab perkembangan ini, Program Studi Permohonan Aplikasi dan Teknologi Universitas Binus Universitas Binus kembali menyajikan 2025 Jakarta Gamefest (JGF), yang diadakan pada 26 April 2025 di Binus @kemanggisan, kampus Anggek. Setelah berhasil merekrut lebih dari 1.000 pengunjung pada tahun 2024, JGF 2025 datang dengan semangat baru untuk memperkuat keterlibatan antara dunia pendidikan dan industri permainan Homeland.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini diadakan dengan dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), IGDX (Indonesia Game Developer Exchange), Kenenekraf/Bekraf RI, Indonesian Game Association (AGI), dan menjadi bagian dari Seri Techman Day Binus @kemanggisan. Sponsor yang berkontribusi pada keberhasilan JGF 2025 meliputi: HyperX dari Indonesia HP, Rexus Daxa, Netick 2, dan Steaksoft.

“Jakarta Gamefest adalah bentuk komitmen Universitas Binus dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang aplikatif, relevan, dan adaptif terhadap dinamika industri,” kata Prof. Dr. IR. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI, Dekan Sekolah Ilmu Komputer Universitas Binus. “Kami percaya bahwa acara seperti ini memberikan ruang bagi talenta muda untuk mengembangkan dan membangun jaringan penting untuk masa depan mereka di industri teknologi dan permainan.”

Jakarta Gamefest 2025 membawa visi untuk memberikan wawasan dalam -kedua tentang industri game dan teknologi di Indonesia, menciptakan platform interaksi antara siswa dan pemain industri, dan meningkatkan kesadaran publik tentang aplikasi game dan program studi teknologi Binus University.

Untuk mewujudkan visi ini, Jakarta Gamefest 2025 melakukan misi untuk menangkap bakat muda yang berbakat, menciptakan acara jejaring antara siswa, alumni, industri, dan calon siswa, serta memberikan paparan luas terhadap dunia industri dan pendidikan untuk kaum muda yang tertarik untuk mengejar bidang ini.

Jakarta Gamefest 2025 menghadirkan berbagai kegiatan interaktif yang menghibur sambil memberikan wawasan. Pertama, ada showcase JGF yang merupakan pameran karya -karya dari 32 Game Studios, 8 game studio dari siswa, 6 komunitas game, dan sejumlah siswa dari Program Studi Aplikasi dan Teknologi Universitas Binus. Pengunjung dapat mencoba secara langsung berbagai permainan inovatif di stan yang tersedia.

Faktanya, mereka yang secara aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan stan dapat mengumpulkan perangko untuk kesempatan memenangkan hadiah utama JGF, yang dalam bentuk Nintendo Switch, Xbox Series S, dan Steam Dompet pada undian di akhir acara.

Selanjutnya, JGF juga memberikan panggung untuk studio game indie Homeland melalui acara Spotlight Indie JGF. Dalam sesi ini, sejumlah pengembang indie akan diundang ke acara podcast langsung di atas panggung, bersama dengan streamer yang akan memainkan permainan untuk demonstrasi langsung. Para pengembang akan memiliki kesempatan untuk berbagi wawasan dan proses kreatif di balik pengembangan game mereka kepada publik.

Jakarta Gamefest bukan hanya pertunjukan kerja, tetapi juga tempat untuk memenuhi ide, teknologi, dan komunitas. Melalui interaksi langsung antara siswa, pengembang, dan pengunjung, JGF 2025 mendorong kelahiran inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan kegiatan ini, Universitas Binus menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mendorong kemajuan pendidikan berbasis industri dan membuka jalan bagi generasi muda untuk secara aktif terlibat dalam revolusi digital Indonesia.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB