Dampak aturan Jakarta ASN diperlukan untuk naik transportasi umum, jabodebek lrt tembus 104.468 pengguna

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jabodebek LRT kembali mencatat jumlah pengguna harian tertinggi sejak beroperasi pada Agustus 2023, yaitu 104.468 orang pada hari Rabu, 30 April 2025. Angka ini melebihi rekor sebelumnya yang dicapai pada 24 April 2025 yang lalu.

Peningkatan ini sejalan dengan implementasi kebijakan pemerintah provinsi DKI Jakarta yang mendorong ASN untuk menggunakan transportasi umum setiap hari Rabu. Kebijakan ini terkandung dalam instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 6 tahun 2025. Tujuannya adalah untuk memberikan contoh positif kepada masyarakat dalam mendukung pengurangan polusi, mendorong mobilitas berkelanjutan, dan membangun budaya pemerintahan yang peduli pada lingkungan.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Presiden Eksekutif Jabodebek LRT, Mochamad Purmonosidi, mengatakan bahwa Jabodebek LRT sepenuhnya mendukung kebijakan tersebut. “Kami menghargai kebijakan ini karena ini bisa menjadi langkah pertama untuk membangun kebiasaan transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kami melihat peningkatan jumlah pengguna dan ini menunjukkan respons positif kepada publik terhadap kebijakan tersebut,” katanya.

Pada hari yang sama, tiga stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi adalah:

• Dukuh Atas BNI: 28.063 pengguna

• Harjamukti: 24.008 pengguna

• Kuningan: 19.880 pengguna

Hingga akhir April 2025, Jabodebek LRT telah melayani 8.434.674 pengguna sejak awal tahun, mencerminkan tren penggunaan transportasi umum yang terus tumbuh.

Jabodebek LRT terus berkomitmen untuk menyediakan layanan yang nyaman, aman dan terintegrasi, dan mendukung upaya untuk menciptakan mobilitas perkotaan yang lebih baik.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB