CVS menggugat Arkansas karena undang -undang yang melarang kepemilikan PBM atas apotek

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CVS Health Kamis menggugat Negara Bagian Arkansas, mencoba untuk menggagalkan undang -undang yang menurut perusahaan layanan kesehatan akan menyebabkan penutupan semua 23 toko obat CVS di negara bagian tersebut.

Masalahnya adalah undang -undang yang dikenal sebagai UU 624 yang ditandatangani sebagai undang -undang bulan lalu oleh Gubernur Republik Sarah Huckabee Sanders yang mencegah Manajer Tunjangan Farmasi (PBM) dari memiliki apotek dan mengoperasikan apotek. Undang -undang tersebut akan menjadi yang pertama bagi negara bagian di AS dan menargetkan model bisnis integrasi vertikal yang berkembang pesat yang melibatkan kepemilikan perusahaan asuransi kesehatan dan penyedia layanan medis oleh perusahaan yang sama.

CVS, operator apotek ritel terbesar di negara ini, juga memiliki Caremark, salah satu manajer manfaat farmasi terbesar untuk pengusaha, perusahaan asuransi swasta dan program asuransi kesehatan pemerintah. CVS juga memiliki Aetna, perusahaan asuransi kesehatan terbesar ketiga di negara itu dengan lebih dari 27 juta pelanggan rencana kesehatan.

“Kami telah mengajukan gugatan untuk memblokir undang -undang 624, undang -undang berbahaya yang akan menutup 23 lokasi farmasi CVS, menghilangkan ratusan pekerjaan, dan biaya mengemudi untuk Arkansans,” kata CVS dalam pernyataan Kamis malam mengenai gugatan yang diajukan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Arkansas Timur. “Hukum non -konstitusional ini menempatkan politik lokal di depan pasien, membatasi akses mereka ke obat -obatan yang menyelamatkan nyawa dan merusak persaingan yang adil.”

Kantor gubernur Huckabee tidak dapat dihubungi Kamis malam untuk berkomentar. Namun, Huckabee awal tahun ini menyebutkan undang -undang yang diperlukan untuk mengekang apa yang disebutnya praktik bisnis mentah oleh PBMS. “Perusahaan -perusahaan besar ini menyerang negara kami karena kami akan menjadi yang pertama di negara ini yang meminta akuntabilitas mereka untuk tindakan anti -perbaikan mereka,” katanya.

Namun CVS Kamis mengatakan pengkhianatan hukum yang memasuki undang -undang akan melukai pasien dan memotong akses ke perawatan medis. Negara -negara pedesaan seperti Arkansas telah mengalami kekurangan apoteker, perawat dan apotek dan telah mengalami banyak penutupan rumah sakit.

“Anggota Parlemen Arkansas membuat undang -undang untuk mengecualikan operasi farmasi kesehatan CVS sambil melindungi bisnis farmasi di negara bagian, yang sering memaksakan harga yang lebih tinggi,” kata CVS. “Tidak ada jalan di sekitar fakta bahwa ACT 624 akan membatasi pilihan pasien dan meningkatkan biaya obat mereka.”

CVS mengatakan undang -undang tersebut melanggar klausul perdagangan konstitusional AS yang tidak aktif, yang “mencegah negara -negara untuk membedakan atau membebani bisnis di luar negara -negara yang tidak adil.”

“Hukum 624 juga melanggar hukum karena melanggar hak perlindungan yang sama dan didahului oleh hukum federal,” kata CVS. “Kami memiliki hak dan tanggung jawab untuk menantang kebijakan berbahaya ini untuk melindungi perawatan pasien dan persaingan yang adil.”

Jaringan RakyatPos.id.com

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB