Menjawab tantangan, Binus School SimpuG menegaskan kembali komitmennya dalam membentuk orang yang unggul melalui produksi sekolah tahunan. Tahun ini, drama musik berjudul “Unraveled” berhasil diadakan di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Jumat (05/02/2025), menampilkan kolaborasi luar biasa dari ratusan siswa mulai dari tingkat dasar hingga sekolah menengah, dan didukung oleh para guru, staf, dan orang tua.
Lebih dari sekadar pertunjukan, produksi sekolah ini adalah platform nyata bagi siswa untuk mengembangkan diri melalui kerja tim, tanggung jawab, ekspresi kreatif, dan kepemimpinan. Kisah “terurai” sendiri menggambarkan perjuangan karakter utama, Cahya, dan teman -temannya dalam menghadapi tekanan sosial dan membangun keberanian untuk saling mendukung di tengah -tengah tantangan kehidupan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui pertunjukan ini, siswa kami menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan dedikasi dapat membentuk karya -karya luar biasa. Ini bukan hanya masalah muncul di atas panggung, tetapi tentang bagaimana mereka belajar untuk menghargai proses, saling mendukung, dan tumbuh bersama,” kata Isaac Koh, kepala sekolah Binus School Suprug.
Isaac juga menambahkan bahwa kegiatan tahunan ini juga merupakan bagian dari program Journeys Binus School Somba, siswa dapat mengeksplorasi lebih lanjut minat yang ingin mereka jelajahi sesuai dengan potensi mereka. Berbagai pembelajaran seperti kepemimpinan pelatihan, komunikasi, kreativitas, dan musikalitas semuanya diasah dalam produksi sekolah.
Direktur produksi sekolah, Shoyaa, menambahkan bahwa proses latihan selama setahun penuh telah membentuk ikatan tim yang kuat. “Setiap tantangan menjadi bagian dari pembelajaran kolektif yang akan kami bawa ke masa depan,” katanya.
Sementara itu, Arvia, yang juga direktur dalam produksi ini, mengatakan, “Kami belajar tentang makna kerja sama dan bagaimana menyampaikan pesan melalui kreativitas. Diurai adalah bukti bahwa kita dapat tumbuh bersama, dengan antusiasme dan rasa saling percaya.”
Melalui kegiatan ini, Binus School SimpuG menegaskan bahwa pendidikan yang bermakna tidak berhenti di dunia akademik saja. Di atas panggung “terurai”, siswa belajar menjadi manusia yang peka terhadap lingkungan, berani berbicara, bekerja bersama, dan berkontribusi pada dunia di sekitar mereka.
RakyatPos Borneo










