Jakarta, 2 Mei 2025-suasana yang meriah menyelimuti acara Bazaar Asean-India yang kembali sebagai manifestasi nyata dari kerja sama erat antara negara-negara anggota India dan ASEAN. Acara tahunan ini adalah bentuk diplomasi budaya dan ekonomi yang menyatukan orang -orang dari berbagai latar belakang melalui seni, kuliner, dan produk kreatif.
Orang Indoindia bersama dengan kedutaan India dan ASEAN kembali memegang Bazaar Asean-India dengan tema “Discover, Delight, dan Inculge” di Westin, Kuningan, Jakarta, Kamis (1/5/2025). Sebanyak 120 vendor juga menghidupkan acara tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bazaar tahun ini secara resmi dibuka oleh Duta Besar India untuk Asean Jayant Khobragade, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty, dan Sekretaris Jenderal Jenderal ASEAN untuk Komunitas Sosial dan Budaya San Lwin San Lwin (DSG ASCC). Ketiganya menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara warga negara dan memperluas kerja sama strategis yang telah dibangun selama lebih dari tiga dekade.
“Bazaar ini mencerminkan implementasi kebijakan aktif India yang sangat indah, yaitu Act East, yang berfokus pada empat pilar utama: perdagangan, budaya, konektivitas, dan pengembangan kapasitas,” kata Duta Besar Jayant Khobragade.
Mengakhiri sambutannya, Duta Besar Jayant menyatakan bahwa hubungan India-ASEAN telah berkembang menjadi kemitraan strategis konkret sejak 2022, dan kegiatan seperti ini telah menjadi bagian penting dari memperkuat kerja sama.
Duta Besar Sandeep Chakravorty menyoroti antusiasme publik yang terus meningkat setiap tahun, dan menilai bahwa interaksi langsung seperti ini lebih bermakna daripada pertemuan resmi. “Kegiatan seperti ini benar -benar menghubungkan komunitas yang lebih kuat, kegiatan ini bukan hanya pasar biasa, tetapi juga bentuk nyata dari diplomasi orang yang memiliki dampak lebih dari pertemuan tingkat tinggi,” katanya.
Dia juga menyatakan kebanggaannya dalam pertumbuhan kehadiran diplomatik India di wilayah ASEAN dalam sepuluh tahun terakhir. Di masa lalu, satu duta besar secara bersamaan untuk Indonesia, ASEAN dan Timor-Leste. Sekarang, ada tiga misi diplomatik terpisah, yang menurutnya menunjukkan keseriusan India dalam memperkuat hubungannya di wilayah tersebut.
Sementara itu, San Lwin menekankan bahwa hubungan ASEAN dan India telah mencapai tonggak penting pada tahun 2022 melalui kemitraan strategis komprehensif (CSP). “Bazaar ini adalah bukti yang jelas dari komitmen kami terhadap pertumbuhan inklusif, pembangunan berkelanjutan, dan kemakmuran bersama,” kata San Lwin.
Dia menegaskan bahwa bazaar ini mencerminkan komitmen ASEAN dan India untuk pertumbuhan inklusif dan pembangunan berkelanjutan. “Bazaar ini adalah bukti komitmen kami terhadap pertumbuhan inklusif, pembangunan berkelanjutan, dan kemakmuran bersama,” pungkasnya.
Berbagai stan dan kekayaan budaya
ASEAN-INDIA BAZAAR tahun ini diisi oleh ratusan stan vendor mulai dari kuliner, pakaian, hingga aksesori. Bazaar juga menampilkan kolaborasi seni dari seniman India dan negara -negara ASEAN, pertunjukan budaya, dan pameran produk lokal yang mencerminkan warisan bersama. Setiap stan menceritakan kisah keterampilan dan kreativitas pengrajin dan UKM, yang merupakan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Simbol Kemitraan Regional
Lebih dari sekedar bazaar, acara ini adalah simbol komitmen India dan ASEAN terhadap perdamaian, kolaborasi silang -budaya, dan pertumbuhan timbal balik. Melalui penguatan konektivitas masyarakat, meningkatkan perdagangan dan investasi, dan pelestarian warisan budaya, ASEAN dan India terus membangun kemitraan regional yang kuat dan berkelanjutan.
Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id
—
RakyatPos Borneo










