Aden mengadakan FGD Keamanan Cyber ​​Nasional untuk memperkuat ketahanan dunia maya nasional

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam upaya untuk memperkuat ketahanan dunia maya nasional di tengah meningkatnya ancaman dunia maya, Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (Aken) bersama -sama dengan acara keren ketika penyelenggara acara mengadakan kegiatan Diskusi Kelompok Fokus (FGD) yang berjudul “Keamanan Cyber ​​Nasional: Sinergi Cross -Sektor untuk Penguatan Keamanan Cyber ​​Nasional” di Aston Prioritas Hotel Simatupang, Jakupang Hotel, JoKANGAN SIMATUPANGUT, JOKIN SIMATUPANGUR, JOKIN SIMATUPANGUT HOLOKIM, JOKIN SIMATUPANGUT HOLOKIM, JOKIN SIMATUPANGUT HOLOKIM, JOKIN SIMATUPANGUT HOLOKIM, JOKIN SIMATUPANGURG HOLOTIONAL.

Di era digital yang berkembang pesat, keamanan dunia maya adalah masalah penting bagi kemajuan Indonesia. Diskusi Kelompok Fokus ini (FGD) ini menyatukan para pemangku kepentingan dari pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat untuk membahas tantangan, peluang, dan solusi strategis dalam memperkuat ketahanan cyber nasional.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Kebijakan Pengadaan Barang/Layanan Pemerintah (LKPP), Dr. Hendrar Prihadi, SE, MM, diminta menjadi pidato utama dengan menggambarkan digitalisasi pengadaan barang dan jasa di LKPP. Digitalisasi, menurut kepala LKPP, telah menjadi sistem dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah yang memainkan peran penting, terutama dalam pengadaan 3 tahun terakhir.

“Tren positif kinerja pengadaan adalah langkah yang dimulai dengan integrasi sistem pengadaan sehingga kami lebih cepat memantau kemajuan. Tren positif juga mendorong LKPP untuk terus berjuang untuk transformasi berkelanjutan dengan sistem pengadaan barang dan jasa di pemerintahan saat ini,“Kata salam Hendi Dr. Hendrar Prihadi yang akrab.

Untuk alasan ini, ia berharap bahwa program digitalisasi ini dapat sejalan dengan visi dan misi program kerja pemerintah di mana pada 10 Desember 2024 kemudian presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan katalog elektronik versi 6.

Dalam upaya untuk mengubah pengadaan, LKPP sangat sadar bahwa keamanan sistem adalah persyaratan mutlak. Dan meminta bantuan BSSN RI, semoga upaya hari ini untuk melindungi LKPP dari ancaman peretas yang mencoba memasuki sistem kami,“Dia berkata.

Salah satu tonggak sinergi LKPP dan BSSN, menurut Hendi, adalah pengembangan aplikasi keamanan dokumen (Lampiran) untuk Kelompok Kerja Layanan Pengadaan Elektronik (LPSE) adalah hasil kerja sama antara Badan Kata Sandi Siber dan Negara Bagian (BSSN) yang merupakan standar untuk mengamankan dokumen tawaran pengadaan elektronik.

Selain itu, kepala Badan Siber dan Sandi Indonesia (BSSN) dari Republik Indonesia, letnan jenderal TNI (ret.) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, MM, M.Han., Juga seperti kata pidato utama, dalam kenyataan situasi saat ini, dari 276 juta orang di Indonesia, sekitar 185 juta atau 66 persen telah diakses ke internet menggunakan peralatan elektronik.

Itu tidak termasuk yang digunakan oleh lembaga pemerintah dan sektor swasta. “Ini secara ekonomi merupakan pasar yang sangat potensial bagi para aktor ekonomi. Di mana ini memberikan ruang dan peluang untuk berbagai kegiatan bisnis di sektor ekonomi dan bisnis menggunakan ruang dunia maya,” kata Nugroho.

Namun, melanjutkan kepala BSSN, di satu sisi kondisi ini juga memberikan potensi yang sangat luar biasa untuk kerentanan. “Dalam ruang minimal ini ada kerentanan yang akan kita hadapi. Berbagai fenomena internasional yang dapat kita bayangkan bahwa dalam situasi yang sangat terhubung ini jika terjadi serangan terhadap infrastruktur informasi vital dapat memiliki dampak yang luar biasa,” jelasnya.

Selama 2020 hingga 2025 ada lebih dari 4 miliar anomali lalu lintas di Indonesia yang dipantau oleh BSSN. “Bahkan ada penelitian yang menemukan lebih dari 25 miliar anomali lalu lintas di Indonesia. Anomali lalu lintas di internet adalah situasi abnormal atau menyimpang dari perilaku di ruang cyber,“Ekspresi.

Dia juga menambahkan, Cyber ​​Security adalah jaringan besar dan setiap node berdiri sendiri. “Ketahanan Siber adalah alam semesta berarti melibatkan pemerintah, administrator negara, dan ada akademisi, peran sektor swasta, industri, dan komunitas dalam semangat kolaboratif dan sinergis,” tambahnya.

Kepala BSSN juga menyebutkan penguatan peraturan Kamsiber, yaitu ratifikasi RUU keamanan dan ketahanan Siber yang saat ini membahas secara internal dalam pemerintahan, karena menurutnya ratifikasi RUU KKS adalah mandat dari Prioritas Prioritas Prioritas 2025.

Dalam kegiatan tersebut juga melakukan perpanjangan penandatanganan Memorandum Pemahaman (NK) antara BSSN dan LKPP tentang perlindungan informasi dan transaksi elektronik di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah. Memorandum pemahaman ini ditandatangani oleh Letnan Jenderal TNI (Ret.) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, MM, M.Han., Kepala BSSN, dan Dr. Hendrar Prihadi, SE, MM, Kepala LKPP.

Kali ini FGD dimoderasi oleh ketua Aptiknas IR. Soegiharto Santoso, Sh., Dengan sumber daya pertama di Direktur Kebijakan Tata Kelola Keselamatan Siber dan Sandi BSSN, Nunil Pantjawati, BSc, Me., Mewakili Deputi untuk Kebijakan Strategi dan Keselamatan Siber, Dr. Sulistyo, Ssi., St, MSI ..

Tidak kalah menarik, sumber daya ketiga dari Direktur Strategi dan Pengawasan Kebijakan Ruang Digital Komdigi, Muchtarul Huda Sh., Yang mewakili Direktur Jenderal Pengawasan Luar Angkasa Digital Komdigi, Brigadir Jenderal Pol. Alexander Sabar, Sik., Mh., Juga menyampaikan pandangannya tentang keamanan cyber.

Lebih dari 100 peserta dari berbagai sektor juga hadir sebagai peserta FGD bersama dengan serangkaian pemimpin Data Data dan Institusional dan Pusat Informasi, perwakilan BSSN, LKPP, Komdigi, lembaga pemerintah, dan pemain industri teknologi, termasuk sejumlah angka strategis nasional, mereka hadir untuk dibahas.

Pada kesempatan ini, Ketum Aptiknas Soegiharto Santoso mengatakan dia bangga menjadi moderator kegiatan diskusi yang sangat berkualitas karena dihadiri langsung oleh para pemangku kepentingan dan pelaku dalam keamanan ruang cyber.

Kami mendorong kolaborasi yang diungkapkan oleh kepala BSSN dan penggunaan aplikasi Lampiran yang diungkapkan oleh kepala LKPP kita harus merespons dengan sangat positif. Kami telah melakukan kolaborasi dengan Ruang Siber dengan BSSN dengan berbagai kegiatan dengan BSSN“Kata Hoky, nama panggilannya yang juga menjabat sebagai penasihat untuk Forum Komunitas Emas Indonesia (Formas), pendiri dan sekretaris jenderal Asosiasi Pengacara Teknologi Informasi Indonesia (Peratin), Serikat Waketum dari Republik Indonesia Press, serta pendiri dan ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia.

Dari diskusi FGD yang sangat produktif ini, beberapa rekomendasi strategis juga disusun sebagai hasil dari kontribusi dan pemikiran para pembicara dan peserta FGD.

Rekomendasi yang dihasilkan termasuk; Rekomendasi untuk Kebijakan Penguatan Keamanan Siber untuk BSSN, identifikasi potensi kolaborasi sektor publik dan swasta, meningkatkan literasi keselamatan digital di semua tingkatan masyarakat, menit diskusi sebagai materi untuk kebijakan nasional, mempertahankan pasokan produk impor yang dijual oleh anggota Aken, kemudian ratifikasi rancangan undang -undang keamanan dan ketahanan Siber (RUU KKS).

Acara ini dilanjutkan dengan Forum Solusi Keamanan Cyber, yang menyajikan teknologi dan solusi terbaru dari empat perusahaan terkemuka, termasuk PT Onesia Nusantara Evolutionary, sistem PT Teknologi Nusantara, Sonicwall, dan Onrah.

Setiap perusahaan menjelaskan konsep solusi dalam menghadapi tantangan keamanan cyber yang semakin kompleks. Diskusi interaktif dengan pembicara menyoroti pentingnya keberpihakan dalam produk -produk domestik, strategi pendidikan publik, dan peran sektor swasta dalam memperkuat ekosistem keamanan digital nasional.

Pada kesempatan ini, ketua Aken, Sutardi Huang percaya bahwa penguatan keamanan dunia maya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga mensyaratkan keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan.

Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal untuk membentuk kolaborasi yang solid, strategis, dan berkelanjutan antara semua pihak dalam memelihara dan mengamankan sistem pengadaan digital di Indonesia.“Kata Ketua Sutardi Aden.

Kepala Operasi Acara Keren (COO), Laksa Ersa, menyatakan penghargaannya atas antusiasme dan partisipasi semua pemangku kepentingan yang hadir. “Kami merasa terhormat dapat berkontribusi pada implementasi kegiatan strategis ini yang merupakan momentum penting dalam mendorong sinergi untuk memperkuat keamanan cyber nasional“Dia berkata.

Juga hadir di FGD yang dipegang oleh Aken, Sekretaris Utama BSSN RI, YB Susilo Wibowo, Wakil untuk Transformasi Pengadaan Digital, LKPP, Patria Susantosa, S.Si., M.Sc, Kepala Informasi Komunikasi dan Pusat Teknologi Informasi, BSSN, Taufik Arianto, S.St, M.Kom, Plt. Direktur Sistem Pengadaan Digital, LKPP, Sugianto, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, LKPP, DWI Rahayu Eka Setyowati SH, MH, dan Kepala Pusat Teknologi dan Perwakilan Kementerian Informasi dan Komunikasi, Kementerian Luar Negeri, Pangarso Dadung Nugroho. *

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB