30 CFO menghadiri diskusi eksklusif yang membahas masa depan digitalisasi keuangan

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terletak di Orient Hotel Jakarta, sebanyak 30 Kepala Pejabat Keuangan (CFO) dari berbagai industri yang dikumpulkan di acara eksklusif meja bundar berjudul “The Future of Finance – Mengintegrasikan Konsolidasi Keuangan & FP & A dalam satu platform.”

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini adalah hasil kolaborasi antara CFO Club Indonesia sebagai tuan rumah, serta Jedox dan VirtueNet oleh Prasetia sebagai sponsor. Fokus utama diskusi adalah bagaimana para pemimpin keuangan dapat memanfaatkan teknologi terbaru, seperti Digital Twin dan perencanaan terintegrasi yang digerakkan oleh AI, untuk mempercepat transformasi fungsi keuangan secara keseluruhan.

Mendiskusikan masa depan keuangan: di luar alat excel dan terfragmentasi

Acara dibuka dengan komentar dari Arya Setiadharma, CEO Prasetia Dwidharma. Dalam sambutannya, Arya menyoroti pentingnya peran CFO sebagai dorongan transformasi, bukan hanya sebagai penjaga nomor.

Sesi utama disampaikan oleh Chun Seong Lim, VP dari Jedox Asia, yang menjelaskan topik “merangkul kembar digital untuk transformasi keuangan strategis.” Dia menjelaskan bagaimana solusi JEDOX dapat menyatukan konsolidasi keuangan, penganggaran, dan proses peramalan dalam platform intuitif, berdasarkan AI dan NLP (pemrosesan bahasa alami).

“Digital Twin bukan hanya visualisasi, tetapi replikasi cerdas dari semua ekosistem bisnis untuk membantu perusahaan mensimulasikan dan membuat keputusan secara real-time,” jelas Chun Seong Lim dalam presentasinya.

Diskusi Panel: Tantangan CFO dalam menangani perubahan

Sesi panel yang dimoderasi oleh Chun Seong Lim menyajikan dua angka keuangan yang menginspirasi:

ARDI SETIADHARMA, CFO PRASETIA DWIDHARMA
Umara Ardra, kelompok CFO dari Persib

Keduanya berbagi pengalaman dalam mengelola kompleksitas pelaporan, kebutuhan konsolidasi multi-entitas, dan bagaimana teknologi seperti Jedox menjadi katalis penting dalam mendorong efisiensi, visibilitas data, dan kolaborasi lintas-departemen.

Diskusi menjadi interaktif, ditutup dengan sesi tanya jawab yang menunjukkan antusiasme tinggi para peserta dalam topik digitalisasi keuangan.

Selain berbagi wawasan dan praktik terbaik, acara ini juga merupakan wadah jaringan eksklusif antara CFO. Para peserta menikmati sesi makan malam sambil bertukar ide tentang tren masa depan seperti keuangan otonom, AI di FP&A, dengan kebutuhan integrasi sistem ERP dan BI yang lebih pintar.

VirtueNet oleh Prasetia mendorong transformasi keuangan Indonesia

Sebagai salah satu mitra teknologi bisnis di Indonesia, VirtueNet oleh Prasetia terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi inovatif untuk transformasi keuangan. Bersama dengan Jedox, solusi yang ditawarkan tidak hanya mengotomatiskan proses, tetapi juga memperkuat peran strategis CFO dalam pengambilan keputusan.

Tentang VirtueNet oleh Prasetia Dwidharma

VirtueNet adalah divisi TIK dari PT Prasetia Dwidharma yang menyediakan solusi bisnis berbasis teknologi. Kami membantu perusahaan melakukan transformasi digital melalui pendekatan yang fokus pada kebutuhan klien, solusi fleksibel, dan teknologi terbaru. Didukung oleh tim ahli, kami berkomitmen untuk mendorong inovasi dan memastikan bisnis Anda selalu siap menghadapi masa depan.

Siaran pers ini juga telah ditayangkan RakyatPos.id

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB