124 Penduduk yang rentan di Payakumbuh mendapat perhatian dari Kementerian Sosial

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Sebanyak 124 penduduk yang rentan di Kota Payakumbuh menerima bantuan rehabilitasi sosial dari Kementerian Urusan Sosial Republik Indonesia.

Bantuan, yang didistribusikan melalui pusat Abiseka Pekanbaru, adalah untuk memperingati masa lalu nasional.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total 124 penerima, sebanyak 75 orang adalah orang tua, 40 orang cacat, 4 anak dan 5 dari kelompok rentan lainnya.

Bantuan yang diberikan termasuk memenuhi kebutuhan dasar, bantuan aksesibilitas, dan dukungan wirausaha. Nilai total bantuan yang didistribusikan mencapai Rp123.770.900.

“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah pada mereka yang membutuhkannya,” kata Wakil Walikota Elzadaswarman dalam data Padang Kelurahan Tanah Mati, Jumat (05/09/2025).

Salah satu bentuk bantuan wirausaha diberikan kepada Endrawati, seorang lansia di Padang Kelurahan Data Land Mati.

Dia menerima bantuan dalam bentuk peralatan kedai kopi, yang diserahkan langsung melalui kunjungan rumah oleh wakil walikota Payakumbuh dengan tim dari Sentra Abiseka.

“Bantuan ini bukan hanya kompensasi, tetapi upaya untuk memberdayakan masyarakat untuk mandiri. NY. Endrawati adalah contoh bahwa usia bukanlah hambatan untuk terus bekerja,” katanya.

Dia juga menyatakan apresiasinya kepada Kementerian Sosial Indonesia dan Pekanbaru Abiseka Sentra yang telah membagikan bantuan tepat sasaran di Kota Payakumbuh.

“Kami akan terus berkomitmen untuk mendorong program sosial yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya

Endrawati (67), seorang lansia yang tinggal di Padang Kelurahan Data Land Mati, tidak mengharapkan mimpinya memiliki bisnisnya sendiri akhirnya terwujud.

Dia menjadi salah satu penerima bantuan kewirausahaan dari Kementerian Sosial Indonesia dalam bentuk peralatan bisnis untuk kedai kopi yang dia mulai di depan rumahnya.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih. Dengan bantuan ini, saya dapat mulai menjual kopi dan meningkatkan pendapatan untuk kebutuhan sehari -hari,” katanya.

“Terima kasih, Tuan Wawa dan Sentra Abiseka Pekanbaru, semoga ini layak disembah dan dihargai oleh Tuhan,” pungkasnya.

RakyatPos Borneo

Berita Terkait

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680
Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga
Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:05 WIB

Begini Kondisi Tambang Emas Dekat Mandalika yang Diduga Dikelola WN China, Ada 3 Lubang Menganga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:04 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:03 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Berita Terbaru

Headline

Kuota Haji RI 2026 Tetap 221 Ribu, Jemaah Haji Khusus 17.680

Rabu, 29 Okt 2025 - 15:05 WIB