Nanga Bulik, .co
– Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, meresmikan acara ritual ziarah untuk calon peziarah dari Kabupaten Lamandau di gedung LPTQ pada hari Selasa, 14 April 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi tahap pertama dalam persiapan untuk peziarah sebelum membuat ziarah di tanah suci.
Pada upacara pembukaan yang dihadiri oleh sejumlah besar peziarah, asisten, dan petugas yang berwenang, Abdul Hamid menyatakan pandangannya tentang perlunya persiapan mental dan fisik. Dia menekankan bahwa ziarah itu tidak hanya ziarah religius, tetapi juga sebagai salah satu pilar Islam yang membutuhkan keberadaan kebaikan dengan baik dalam aspek eksternal atau spiritual.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kesiapan fisik yang optimal, termasuk pemeliharaan kesejahteraan dan daya tahan, sangat diperlukan sehingga peziarah dapat melakukan semua tahap ibadah dengan lancar dan penuh konsentrasi,” kata Abdul Hamid.
Selain persiapan fisik, Abdul Hamid juga ditekankan dalam pengetahuan -depan tentang aturan dan pilar dalam ziarah. Dia juga menyebutkan bahwa pelatihan pra-HAJJ adalah metode utama sehingga peziarah dapat melakukan ritual sejalan dengan ketentuan agama Islam secara reguler.
“Diharapkan bahwa dengan berpartisipasi dalam ritual haji ini dengan rajin, peziarah akan dapat memahami dan memenuhi setiap prosesi ziarah dengan benar,” katanya.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya persiapan baik secara mental maupun spiritual sehingga peziarah dapat mengatasi berbagai hambatan saat berada di Tanah Suci.
“Harapannya adalah bahwa jemaat dapat terus mempertahankan ketekunan, menghargai penghargaan, dan kedamaian saat melakukan ziarah,” katanya.
Dia juga menunjukkan apresiasinya untuk komite untuk implementasi Haji Manasik yang telah berjuang dalam merancang acara ini. Abdul Hamid berharap bahwa sesi ritual haji dapat menyediakan pasokan yang tepat bagi para peziarah untuk melakukan ritual dengan sempurna dan mencapai ziarah yang diterima oleh Allah SWT.
Bib
)
Jaringan RakyatPos.id.com
—
RakyatPos Borneo










