PT Kereta API Indonesia (Persero) terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan dan kenyamanan bagi pelanggan, kenyamanan semakin dirasakan oleh masyarakat selama periode transportasi Lebaran di mana volume penumpang telah meningkat. Salah satu bentuk komitmen ini adalah integrasi yang semakin kuat antara stasiun solo Balapan dan berbagai mode transportasi darat di kota solo.
Wakil presiden hubungan masyarakat Kai, Anne Purba, mengatakan bahwa stasiun solo Balapan sekarang menjadi simpul transportasi yang semakin efisien bagi masyarakat. “Solo Balapan bukan hanya stasiun berhenti kereta yang panjang, kereta lokal bisa bias dan Krl. Selain itu, stasiun ini telah terintegrasi secara fisik dan operasional dengan terminal Tirtonadi,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Integrasi utama antara Stasiun Solo Balapan dan Terminal Tirtonadi direalisasikan melalui Skybridge yang telah beroperasi sejak 1 Maret 2019. Keberadaan Skybridge memberikan kenyamanan yang signifikan bagi penumpang kereta yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan bus antar -Kuba dan transportasi di kota yang tersedia di terminal Tirtonadi, dan sebaliknya.
“Dengan keberadaan Skybridge, para pelancong tidak perlu lagi mengalami kesulitan bergerak di antara moda transportasi. Mereka dapat segera berjalan dari platform stasiun ke terminal dengan aman dan nyaman, menghemat waktu dan energi,” jelas.
Selama periode transportasi Lebaran 2025, Stasiun Solo Balapan telah melayani 251.409 penumpang. Angka ini tumbuh 41 persen dibandingkan dengan 22 hari dari 2024 transportasi Lebaran yang melayani 178.119 penumpang.
“Pertumbuhan penumpang yang cukup signifikan adalah bukti pelayanan di stasiun Solo Balapan yang semakin memfasilitasi,” katanya.
Selain diintegrasikan secara langsung dengan Terminal Tirtonadi, Stasiun Solo Balapan juga diintegrasikan dengan Bandara Adi Sumarmo, solo melalui Bias Railway (Bandara Internasional Adi Soemarmo) yang awalnya merupakan perjalanan jintan ke stasiun solo Balapan, mulai 2 November, memperluas hubungannya ke stasiun Madiun.
Selain itu, Anne menambahkan bahwa Solo Balapan Station juga telah mengantisipasi kebutuhan mobilitas yang berkelanjutan dari penumpang dengan bekerja sama dengan mitra untuk memberikan poin penjemputan khusus untuk transportasi online di area parkir stasiun. Fasilitas ini semakin menyelesaikan opsi transportasi untuk penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan mereka ke berbagai tujuan di daerah solo dan sekitarnya.
“Integrasi ini adalah manifestasi nyata dari upaya Kai untuk memberikan pengalaman perjalanan yang mulus dan efisien, terutama pada saat -saat penting seperti Idul Fitri. Kami berharap kenyamanan ini dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan membuat perjalanan kepulangan mereka lebih lancar dan lebih menyenangkan,” simpul Anne Purba.
Siaran pers ini juga telah ditayangkan di RakyatPos.id
—
RakyatPos Borneo










